Rabu | 23 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Kesempatan Akademisi Mengubah Persepsi Dunia tentang Muslim

Selasa | 19 September 2017 | 9:10

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jogja – THE 5th Annual Conference on the Muslim World tengah berlangsung di Fisipol Universitas Gadjah Mada. Konferensi tahunan ini menghadirkan akademisi-akademisi dengan mengangkat tema Islam, demokrasi, dan berbagai keterikatan antar keduanya.

Muqtedar Khan dari University of Delaware berpendapat, konferensi ini merupakan kesempatan yang baik untuk bertukar pikiran mengenai dunia Muslim. Termasuk, langkah-langkah yang bisa ditapaki akademisi-akademisi mengubah persepsi dunia tentang Muslim.

“Apapun itu kita (akademisi) harus bisa menjadi role model demi mengubah pola pikir itu,” kata Khan, Senin 18 Setember 2017 seperti dirilis republika.co.id.

Khan menuturkan, salam seorang Muslim bisa jadi salah satu yang diperkenalkan kepada masyarakat dunia. Pasalnya, salam yang diberikan seorang Muslim tidak cuma mendoakan kebaikan kepada mereka yang disapanya, melainkan mendoakan agar Tuhan SWT selalu bersamanya.

Khan melihat, itu merupakan salah satu contoh yang ada dalam seorang Muslim, yang sudah bisa dilihat hanya dari setiap memberikan salam. Termasuk, nilai-nilai demokrasi yang sebenarnya sudah tercakup bila tiap Muslim mampu mendalami kitab suci Alquran. “Dan, konferensi ini bisa jadi wahana menunjukkan integritas Islam,” ujar Khan.

Senada, Joseph Prud’Homme dari Washington College merasa, konferensi ini merupakan salah satu wadah akademisi-akademisi bertukar pemahaman. Karena itu, dia menekankan, pentingnya menghadirkan orang-orang yang berasal dari banyak latar belakang. “Untuk kita menemukan jalan-jalan kedamaian,” kata Prud’Homme.

The 5th Annual Conference on the Muslim World sendiri berlangsung 18-19 September di Fisipol UGM. Setidaknya, terdapat enam panel dengan berbagai tema tentang Islam, demokrasi dan keterikatan keduanya yang akan dibahas akademisi-akademisi dari berbagai belahan dunia.

Sumber : Republika

Editor :