Kamis | 14 November 2019 |
×

Pencarian

EKONOMI

Menkeu Minta KBUMN dan KESDM Dampingi PLN

Rabu | 27 September 2017 | 14:45

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyesalkan beredarnya surat internal pemerintah dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati untuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno tentang utang PT PLN (Persero).

Dalam suratnya, Sri Mulyani menyatakan kekhawatiran akan kondisi keuangan PLN dengan membengkaknya kewajiban pembaran pokok dan bunga utang. Akibat bocornya salinan surat tersebut, pihak Kemenkeu sedikit geram dan akan melakukan investigasi pelaku yang membocorkan surat tersebut.

“Kemenkeu akan melakukan langkah pengusutan pembocoran surat tersebut untuk menegakkan disiplin tata kelola pemerintahan, agar pelanggaran tersebut tidak terulang kembali pada masa yang akan datang,” kata Nufransa Wira Sakti, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 27 September 2017.

 

Mengenai isi surat, ia melanjutkan, seusai dengan Undang-Undang Keuangan Negara, Kemenkeu berkewajiban mengelola keuangan negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara hati-hati dan berkelanjutan. Hal ini juga termasuk melakukan pengawasan dan penilaian potensi risiko fiskal yang berasal dari berbagai sumber kegiatan publik.

Untuk itu, Kemenkeu meminta kepada kementerian dan badan usaha yang memiliki tanggung jawab mengelola potensi risiko keuangan negara dan risiko fiskal, supaya selalu melakukan langkah-langkah pengelolan dan pencegahan.

Atas dasar itu, surat kepada dua menteri tersebut pun dikeluarkan. Kementerian Keuangan mengingatkan kepada Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM untuk mendampingi PLN dalam mengelola keuangan sehingga tidak terjadi gagal bayar.

Sumber : inilahcom

Editor :