Jumat | 18 Oktober 2019 |
×

Pencarian

KRIMINALITAS

ALAMAK!!! Rajin Ke Masjid Rupanya untuk Incar Ini

Jumat | 20 Oktober 2017 | 13:51

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sidoarjo – Spesialisasi merupakan keahlian yang didapat dari keilmuan maupun pengalaman. Berpengalaman sebagai pencuri kendaraan bermotor (curanmor), Jakfar Shodik (32) dan M Basir (28) pun akhirnya menemukan spesialisasinya, yaitu mencuri motor saat malam dan dininhari di masjid.

Jakfar warga Bangkalan dan Basir warga Tambak Piring, Surabaya, ini benar-benar kompak.

Selain memang resedivis kasus curanmor, keduanya sama-sama satu kosan di Desa Ketajen, Gedangan.

Jika siang hari, Jakfar bekerja sebagai kuli di Pasar Gedangan, sementara Basir menjual jagung rebus.

Namun ketika malam hingga dini hari, keduanya menjelma menjadi pencuri motor handal.

“Mereka adalah duet maut curanmor yang kerap menyasar masjid, terutama malam dan dini hari,” kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M Harris, Kamis 19 oktober 2017.

Harris menuturkan spesialisasi menggasak motor di masjid didapat secara tak sengaja.

Ketika akan pulang setelah berburu mangsa namun tak mendapat hasil, Jakfar dan Basir lewati Masjid Al Milah, Pondok Jati, Buduran.

Di masjid itu, orang-orang tengah salat isya, namun Jakfar dan Basir justru lebih tertarik dengan motor matic Honda Beat.

Kunci magnet motor tersebut terbuka, dan tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk menggondol motor tersebut dengan menggunakan kunci T.

“Dari sini, kedua pelaku menemukan inspirasi untuk menyasar masjid-masjid ketika orang tengah salat, terutama malam dan dini hari,” sambung Harris.

Perbuatan itu diulang sampai tiga kali, menurut pengakuan keduanya di hadapan penyidik. Kendati demikian, Harris tak sepenuhnya percaya dan akan menggali lebih dalam, termasuk kemungkinan adanya komplotan dengan modus serupa seperti Jakfar dan Basir.

Menyasar masjid di malam hari, lanjut Harris, untuk memudah operandi mereka.

Datang sambil berpura-pura beribadah, ternyata mereka memantau situasi dan memilih motor yang akan ditarget. Jika kunci magnet motor tersebut terbuka, ini menjadi sasaran empuk duet maut curanmor ini.

“Kepada masyarakat kami harap menjaga kendaraannya di mana pun berada. Kunci magnet ditutup atau kalau perlu pakai kunci ganda,” pesannya.

Atas perbuatannya, Jakfar dan Basir akan kembali mendekam di penjara.

Jika hakim memutus hukuman maksimal dari Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, duet maut ini akan mendekam tujuh tahun di bui.(***)

Editor :