Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

HEBOH!!! Penggali Keramat Sukabumi Jumpa Peti di Bungker Alami Keanehan

Rabu | 17 Januari 2018 | 0:10

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sukabumi – Fajar Wibawa (31) dan Deden Maulana (35) heran, linggis yang dipakainya untuk menggali septic tank di halaman belakang rumah milik Susatyo (76) malah kepentok benda keras. Berkali-kali dihantam, linggisnya malah terpental.

Fajar dan Deden kemudian membersihkan dinding tembokan tersebut, keduanya juga sempat mengira jika tembokan yang mereka hantam itu adalah makam tua.

“Saya sempat takut, awalnya pas dibersihkan dari ujung ke ujung bentuknya memanjang mirip makam,” kata Deden di Kampung Karamat, RT 2 RW 3 Kopeng, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Selasa, 16 Januari 2018.

Tidak seperti temannya Fajar penasaran, dia kemudian menghantam kembali dinding tembokan sekeras-kerasnya. Sampai akhirnya dinding tersebut jebol dan mengeluarkan cairan hitam licin.

“Kayak dinding di dalam tanah, keras saya hantam awalnya enggak jebol. Akhirnya saya hantam sekeras-kerasnya baru jebol, anehnya keluar cairan hitam mirip oli dari dalam dinding di bagian dalam,” sambung Fajar.

Temukan Peti, Alami Keanehan

Fajar mengaku, saat menggali awalnya tanah di sekitar kering, namun ketika dia menemukan dinding tersebut tanahnya mendadak lembek dan keluar air bercampur cairan hitam. Bersama Deden dia kemudian berusaha mengangkat peti itu, namun keanehan terjadi semakin peti di angkat malah semakin berat.

“Pas saya tarik, peti itu malah makin amblas kayak tersedot ke bawah. Saya dan teman berusaha sekuat tenaga tetap enggak bisa padahal tangan saya sudah menggapai ke bawah peti, karena hujan saya naik dulu setelah itu dinding kanan dan kiri ambrol lagi,” lanjut dia.

Menurut Fajar, dia sempat mengukur kedalaman landasan lubang bekas dinding yang dia jebol. Menurutnya ukurannya lebih 1,5 meter, setiap kaki dipijakkan seperti ada sesuatu yang menarik hingga ke bawah. “Setiap menginjakkan kaki pasti kayak kesedot,” imbuhnya.

Temuan tersebut kemudian membuat heboh, warga kemudian melaporkan temuan tersebut ke Polsek Gunungpuyuh dan Koramil 0706 Gunungpuyuh. Aparat kemudian berdatangan ke lokasi dan melakukan pengecekan.

“Kita mendapat laporan dari warga, kita cek ternyata benar ada lubang aneh di kedalaman kurang lebih 2 meter. Dugaan sementara ini adalah bungker peninggalan jaman dulu, untuk cairan hitam kita masih menunggu hasil dari Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Sukabumi,” kata Kapolsek Gunungpuyuh, AKP Kosasih didampingi Danramil 0706, Kapten Inf Joko Susilo.

Dugaan bungker tersebut disebut Kosasih, karena menurut keterangan dari penggali ketika dinding jebol masih ada koneksi di dalam lubang yang menyambung ke jalur lainnya. “Ukurannya besar, dan masih ada koneksi ke jalur di sekitarnya. Kita belum berani melakukan pengecekan karena menunggu hasil cairan lab tersebut,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

Editor :