Jumat | 18 Oktober 2019 |
×

Pencarian

RAGAM

Kesetrum Kabel Tegangan Tinggi Buat Heri Kehilangan Lengannya, tapi Tak Hilangkan Semangatnya untuk Berjualan

Jumat | 23 Maret 2018 | 12:07

MEDIAKEPRI.CO.ID, Serang – Lengan Heri Kusuma (36) hilang usai diamputasi. Sebab, ia terkena luka bakar serius akibat tersetrum kabel tegangan tinggi saat ia membantu proyek pembangunan masjid di Anyer.

Cerita pilu Heri terjadi pada bulan April 2010 lalu. Akibatnya, ia dua bulan dirawat di rumah sakit. Sisanya, ia rawat jalan karena sebagain badan masih terdapat luka bakar.

Setahun kemudian ia membaik. Ia pun berpikir soal menyambung hidup dan berpenghasilan. Heri kemudian memutuskan membuat warung yang dibantu oleh ayahnya. Jualan seadanya, di depan rumah, menggunakan sistem yang ia sebut SMS (sudi melayani sendiri).

Yang dijual menurut Heri hanya kopi, es, rokok yang dijual per batang, dan minuman ringan. Yang pasti menurutnya, sekali penghasilan Rp 70 sampai Rp 100 ribu sehari. Dianggap cukup menghidupi bapak dan ibunya yang sudah tua dan terkena stroke.

“Waktu ibu masih sehat, jualan gorengan dan uduk, sekarang hanya jajanan biasa. Rokok juga paling dua bungkus sehari,” kata Heri saat ditemui wartawan di kediamannya, Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Jumat 23 Maret 2018.

Penghasilan sedikit itu menurutnya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Paling tidak, untuk dirinya, dan kedua orang tuanya yang sudah berumur.

Beberapa tahun lalu, ia pernah ikut pengukuran tangan palsu yang dilakukan pihak desa. Namun entah kenapa, sampai sekarang tangan palsu harapannya tak kunjung juga datang. Jika memang ada bantuan, maka ia ingin tangan palsu guna membantu dagangannya.

“Pernah ada pengukuran, dibilangnya percuma karena fungsinya, karena nggak ada sikunya (sendi),” katanya.

Meski terbentur keterbatasan, Heri mengaku akan tetap berjualan. Ia bercita-cita, jika punya modal, akan berjualan keliling atau membuat kios di pinggir jalan. (***)

sumber: detik.com

Editor :