Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

PASAR

Lagi Usaha Kendalikan Situasi Harga BBM Pertalite, Eh Pertamina Malah Menaikan untuk Kedua Kali Sejak Awal Tahun 2018

Senin | 26 Maret 2018 | 11:11

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – WAKIL Ketua DPRD Riau Noviwaldy Jusman memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite dari Rp 8.000 menjadi Rp 8.150 per liter yang merupakan kenaikan kedua sejak awal tahun ini.

“Di tengah usaha kami (daerah) mengendalikan situasi harga bahan bakar pertalite dan pasokan bahan bakar premium. Pertamina malah menaikan kembali untuk kedua kalinya harga dasar pertalite,” kata Noviwaldy Jusman di Pekanbaru, Ahad 25 Maret 2018.

Sebelumnya, PT Pertamina Persero mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak jenis pertalite. Harga baru itu mulai berlaku 24 Maret 2018 pukul 00.00 WIB.

Politisi Demokrat ini menyayangkan kenaikan itu terjadi di tengah usaha DPRD dan Pemprov Riau melakukan kajian penurunan pajak bahan bakar kendaraan bermotor, sebagai solusi untuk menurunkan harga pertalite.

“Bahkan disaat kami masuk tahap akhir revisi perda, tapi malah dinaikan,” sebutnya.

Ia mengatakan penurunan pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang tengah diproses berdampak pada pendapatan asli daerah yang diterima Riau. Namun, justru sebaliknya kenaikan harga dasar BBM yang ditetapkan pemerintah pusat menambah keuntungan negara.

“Keuntungan negara akan bertambah, kalau saya pribadi akan memahami karena hutang negara kita banyak tapi apakah semua rakyat Riau bisa paham sementara akibat dari berkurangnya pajak berdampak pada PAD Riau,” katanya. (***)

sumber: galamedianews.com

Editor :