Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

KECELAKAAN

Tragis, Dokter Rizaldi Tewas Mengenaskan Setelah Ojol yang Dinaikinya Disenggol Bus

Sabtu | 30 Juni 2018 | 10:57

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bogor – Dr Rizaldi Hutanto menjadi korban tewas mengenaskan di seberang Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Rabu, 27 Juni 2018 kemarin.

Ia terlindas bus Sumber Alam di belokan kiri tajam dari arah pintu keluar Tol Bogor.

Saat kejadian, ia menjadi penumpang ojek online.

Melalui sebuah video rekaman kamera CCTV detik-detik kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, terekam jelas.

Dalam video terlihat, arus lalu lintas sebenarnya cukup lengang.

Laju kendaraan memang melambat saat berada di belokan yang cukup tajam di seberang Terminal Baranangsiang.

Terlihat sepeda motor ojek online yang ditumpangi korban melaju dengan kecepatan sedang dan melambat saat di belokan.

Lalu di belakangnya datang Bus Sumber Alam yang dikendarai HK dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat tepat berada di belokan, rupanya sepeda motor korban berada di kiri bus, lalu posisi bus terlalu mepet sehingga menyenggol sepeda motor korban.

Motor korban akhirnya tersenggol dan kedua korban terjatuh.

Nahas saat terjatuh, tubuh Rizaldi masuk ke kolong bus dan terlindas ban belakang bus.

Sementara driver ojek online bernama Izab selamat namun sempat tidak sadarkan diri.

Usai kejadian sopir bus langsung melarikan diri.

Kanitlaka Polresta Bogor Kota, Iptu Budi Suratna mengatakan, saat itu korban sedang dibonceng oleh pengemudi ojek online Grab bernama Izab (33).

“Pertama benar terjadi kecelakaan ditikungan atau pas di depan terminal Baranangsiang antara roda dua dengan bus sumber alam, nah Rizaldi ini diboncengi pengemudi online Grab bernama Izab (33),” ungkapnya.

Meski begitu, Budi belum bisa menceritakan secara detail kronologi sebenarnya.

Pasalnya sopir bus masih dalam proses pemeriksaan.

“Kronologinya belum dulu saya kasih tau karena masih dalam proses pemeriksaan,” katanya.

Selain itu, Ia menyebut untuk pengemudi ojek online Grab Izab (33) masih tengah dirawat di rumah sakit.

“Kalau Grabnya masih di Rumah sakit belum optimal, nanti akan kita periksa juga untuk bukti,” katanya.

Masih kata Budi, sopir bus itu berinisial HK saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

“Sekarang posisi sopir bus sedang diperiksa sementara bus nya diamankan di Ciawi,” ujarnya

‘Untuk yang grabnya sementara masih di RS, sedang diperiksa juga jadi hari ini dalam proses pemeriksaan untuk kasus laka lantas yang di terminal Baranangsiang, yang diperiksa adalah sopir bus dan dari pihak grab,” tambahnya.

Budi pun membantah, sang sopir langsung diberhentikan, sesaat setelah menabrak Rizaldi.

“Jadi waktu kejadian setelah nabrak langsung di stop busnya dan diamankan, di wilayah Bina Marga itu di stopnya,” katanya.

Istri korban, Nova Sofianti (38) mengatakan, saat kejadian suaminya akan berangkat praktek ke daerah Cipanas, Cianjur.

Namun, ia menumpang ojek online sebelum nyambung menggunakan angkutan umum.

“Kemarin itu bapak berangkat ke tempat prakteknya di Cipanas, biasanya pakai mobil tapi kemarin dia naik Grab,” ucap istrinya Nova Sofianti (38) sambil menangis tersedu-sedu saat ditemui TribunnewsBogor.com di kediamannya yang berlokasi di Jalan Abiyasa Raya, Bogor Utara, Kota Bogor, Kamis, 28 Juni 2018.

Lebih lanjut ia mengatakan, biasanya sang suami membawa kendaraan sendiri ke tempat praktiknya.

Namun, saat itu kendaraannya berada di Surabaya.

“Mau berangkat praktek ke Cipanas ada kliniknya disana kebetulan diakan biasanya bawa mobil tapi mobilnya ditinggal di Surabaya waktu dia mudik
lebaran, dia pulang duluan karena mertua saya masuk ICU juga,” katanya.

Nova pun mengaku tak memiliki firasat yang aneh.

“Nggak ada mas, dia baik baik aja bahkan sempat beliin makan kami,” katanya.

“Iya memang pagi mas berangkat nya, jadi gak sempet nyoblos,” tambahnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :