Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

KECELAKAAN

Apes, Niat Hati Kabur Bawa Motor Paman untuk Jumpai Orang Tuanya, ABG Ini Malah Alami Kecelakaan

Selasa | 17 Juli 2018 | 21:25

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bojonegoro – Kangen orang tua, ABG ini meninggalkan rumah pamannya di Lamongan dengan menggondol motor milik sang paman. Apes, ABG ini justru mengalami kecelakaan di tengah jalan.

Namun di tengah perjalanan, bocah bernama Muhammad Afyudin Hanan (14) itu menabrak tiang lampu jalan raya di Bojonegoro.

Saat itu, ia mengendarai sepeda motor milik sang paman, Honda Grand bernopol S 2290 JO, melintasi jalan raya jurusan Bojonegoro-Cepu, tepatnya di Desa Talok Kecamatan Kalitidu.

Warga sekitar TKP mengutarakan bahwa saat naik motor, korban oleng sendiri. Warga menduga korban kedinginan dan membawa terlalu banyak barang. Karena menabrak tiang lampu, ban depan motor tersebut juga pecah.

Beruntung korban selamat dan hanya mengalami luka memar di kaki kirinya. Oleh petugas polantas pos Cengungklung, korban akhirnya dilarikan ke RS PKU Muhamadiyah Kalitidu untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah korban bisa diajak komunikasi, petugas polantas meminta bantuan ke Polres Lamongan dan Polres Temanggung untuk menghubungi pihak keluarga. Sang paman, Muhammad Dawam (50), warga Desa Kedungwangi Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan pun langsung merespons kabar tersebut dan segera datang ke rumah sakit tempat keponakannya dirawat.

“Ini tadi berniat pulang ke Temanggung, mungkin kangen orang tua, tapi tidak cerita sebelumnya, hanya nulis surat sebelum pergi. Rencananya mau sekolah dan mondok di Lamongan,” terang Dawam kepada detikcom di RS PKU Kalitidu, Selasa, 17 Juli 2018.

Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto saat mendampingi korban dan keluarga di PKU Kalitidu juga berharap kejadian ini tidak terulang kembali, apalagi yang bersangkutan belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor.

“Alhamdulillah keluarga sudah tiba dan korban sudah bertemu. Korban alami memar pada kaki akibat benturan dengan motor, dan ini laka tunggal nabrak tiang lampu,” terang Aristianto.

Diingatkan Aristianto, pengguna jalan yang masih di bawah umur dilarang keras mengendarai motor maupun mobil karena belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). (***)

sumber: detik.com

Editor :