Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

MAYAT

“Wong Edan Opo Wong Turu” Kata Nardi, Setelah Dicek Ternyata Wanita Itu Innalillahi

Senin | 03 Desember 2018 | 8:28

MEDIAKEPRI.CO.ID, Boyolali – Sesosok perempuan muda ditemukan telah tewas dan tergeletak di areal ladang penduduk di Boyolali. Diduga merupakan korban pembunuhan.

Korban yang masih mengenakan helm tersebut tergeletak dibawah pohon jambu di pinggir ladang di wilayah Dukuh Banjarsari, Kelurahan Kemisi, Kecamatan Mojosongo, Boyolali. Kali pertama ditemukan oleh Nardi, warga setempat yang hendak ke ladangnya untuk memupuk tanaman.

BACA JUGA

Kronologi Pembunuhan Pemandu Lagu yang Mayatnya Disembunyikan dalam Lemari

“Ma Saya Sudah di Stasiun” Centang Satu WA Dufi yang Mayatnya Ditemukan dalam Drum

Noda Darah dan Gundukan Tanah Jadi Tanda Ditemukannya Satu Keluarga Tewas Mengenaskan dan Mayatnya Dikubur Dibelakang Rumah

“Saya mau ke ladang, memupuk tanaman pas lewat (di TKP) kan saya pelan, ada orang tidur disitu,” kata Nardi, di lokasi kejadian.

Lokasi mayat korban dengan ladang Nardi, hanya berjarak sekitar 50 meter. Untuk mencapai ladangnya tersebut, Nardi harus melintasi lokasi korban tergeletak.

Ini Loh Bumbu dan Cara Mengolah Ayam Geprek yang Pedas, Gurih dan Renyah Menggelitik Lidah

Persela Lamongan vs Persib Bandung, Mario Gomez Pertanyakan Keputusan Wasit. Ada Apa Tuh?

Suasana Mencekam dan Teriakan Penumpang saat Kapal KM Gerbang Samudra I Terbakar

Namun saat itu, Nardi langsung ke ladangnya untuk memupuk karena mengira korban orang gila atau sedang tidur di tempat tersebut. Tapi sampai dia selesai memupuk, perempuan itu tak bangun-bangun.

Kemudian dia memanggil temannya Gianto yang sedang membajak ladangnya.

Ini Efeknya pada Mesin Kendaraan Anda Jika Sering Gonta-ganti BBM

GOOOLL.. PSIS Semarang Berhasil Menaklukkan Persipura Jayapura dari Dua Gol Bruno Silve

Tak Diundang Reuni 212, Ini yang Dilakukan Jokowi

“Aku nyeluki Gianto, (korban) wong edan opo wong turu. Nek wong edan gusahen,” kata Nardi yang mengaku takut mendekat.

Gianto kemudian mendekat dan mengecek korban. Ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Lantas, Nardi memberitahukan ke warga agar melapor ke Polisi. Kejadian penemuan mayar itu pun segera dilaporkan ke Polsek Mojosongo.

Kapolsek Mojosongo AKP Joko Winarno, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari masyarakat melalui telepon. Selanjutnya langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Polres Boyolali.

Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Willy Budiyanto, mengatakan belum diketahui identitas korban. Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sekujur tubuh korban tidak ditemukan identitasnya.

“Dugaan sementara korban adalah korban pembunuhan karena dari pakaian yang digunakan masih lengkap, masih menggunakan helm dan dia berada di tengah kebun seperti ini. artinya jenazah ini ada yang meletakkan disni,” kata Willy Budiyanto.

Saat ini pihaknya masih fokus untuk mencari identitas korban.

“Ciri-ciri korban usia kurang lebih 24 tahun, wanita berperawakan bersih, tinggi badan sekitar 160 cm, berat badan sekitar 45, rambut ikal sebahu berkerudung merah, jaket merah dan leging warna hitam,” imbuhnya. (***)

sumber: detik.com

Editor :