Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

UMUM

Jokowi: Pembangunan di Papua, Selain Sulitnya Medan dan Cuaca tapi Juga Taruhannya Nyawa

Rabu | 05 Desember 2018 | 14:31

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui betapa sulitnya melakukan pembangunan infrastruktur di Papua. Hal ini menyusul terjadinya insiden pembantian terhadap pekerja proyek tol Trans Papua oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

BERITA TERKAIT

Lemparan Batu ke Arah Jendela Itu Menewaskan Serda Handoko

Tragedi Penembakan Masal di Papua, Diduga Ini Pemicunya

Jokowi mengungkapkan, masalah cuaca hingga keamanan dianggap sebagai penyebab kendala tersebut. Dengan demikian, ia memaklumi jika proses pembangunan di Papua tidak seprogresif yang dilakukan di Pulau Jawa.

Sempat Dilamar, Tapi Inces Lagi-lagi Batal Menikah, Ini Kata Sang Adik

Kedekatan Cut Meyriska dengan Roger Danuarta, Ayah: “Warning” Pemakai Narkoba Minggir Saja!

“Pembangunan di Papua itu memang sangat sulit sekali medannya. Geografisnya juga, cuacanya, ketinggian 3.000 hingga 4.000 meter di atas permukaan air laut seperti yang kta lihat dari Wamena ke Mamugu sepanjang 278 km. Ketinggiannya di atas 3.000 meter membawa alat beratnya dan aspal ke sana pakai helikopter,” jelas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Desember 2018.

Sebut Pak Harto “Bapak Korupsi dan Guru Korupsi”, Petinggi PDIP Dipolisikan

Jokowi Jajal Yamaha Xmax di Pabrik Perakitannya saat Lepas Ekspor ke-1,5 Juta Unit Motor Yamaha

Ia menegaskan, perlunya dikehui oleh masyarakat bahwa pembangunan di Papua sangat berbeda dengan wilayah lainnya dan teramat sulit pengerjaannya.

“Alamnya sulit di tanah Papua, juga ada sisi keamanan di titik-titik tertentu. Ini yang menyebabkan kadang-kadang, misalnya sebuah proyek itu harus berhenti dulu,” ujarnya.

Presiden RI pun mengakui mengerjakan proyek di Papua tidak hanya membutuhkan usaha dan biaya yang ekstra, melainkan juga nyawa para pekerja di sana menjadi pertaruhannya.

“Misalnya, karena alat yang sangat sulit dan kadang-kadang keamanan juga masih perlu perhatian, sehingga yang bekerja di sana betul2 bertaruh nyawa. Sekali lagi, ingin saya sampaikan bahwa pembangunan Trans Papua tetap terus dijalankan dan diteruskan, tidak akan berhenti,” tandasnya. (***)

sumber: inilah.com

Editor :