Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

BENCANA

Letusan, Longsor dan Tsunami, BMKG sebut Tsunami Selat Sunda Fenomena Langka dan Unik

Rabu | 26 Desember 2018 | 8:52

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Tiar Prasetya menjelaskan peristiwa tsunami yang terjadi di Selat Sunda merupakan fenomena unik.

“Iya itu adalah fenomena unik. Mungkin dulu juga pernah terjadi tapi sangat langka sekali,” ujar Tiar Prasetya saat menggelar konferensi pers di kantornya, Ahad, 23 Desember 2018.

Tiar Prasetya menduga, tsunami terjadi lantaran aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berbarengan dengan gelombang air laut pasang.

“Ini akibat longsoran di Gunung Anak Krakatau, ditambah trigger tsunami hanya karena posisinya gelombang laut tinggi jadi kombinasi dan ini juga bisa tsunaminya besar. Ini baru diduga,” kata Tiar Prasetya.

Lebih lanjut, Tiar Prasetya menjelaskan pihaknya telah memberikan warning sejak tanggal 22 sampai 25 Desember 2018.

“Meletusnya Anak Krakatau udah biasa dari bulan Juni, cuma meletusnya itu menimbulkan longsoran, akhirnya menimbulkan tsunami dan kebetulan laut itu gelombangnya lagi tinggi-tingginya, kan unik tiga tiganya kalo gak ada ya gak bisa, letusan, longsor, tsunami gelombangnya lagi tinggi,” kata Tiar Prasetya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :