Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

UMUM

Di Tahun Politik Ini Rupiah di Prediksi Stabil, Ini Pemicunya

Rabu | 02 Januari 2019 | 15:40

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo memprediksi nilai tukar Rupiah akan lebih stabil di 2019. Tak hanya itu, Rupiah juga diperkirakan akan cenderung menguat di tahun politik ini.

Menurut Perry, pada 2018, nilai tukar Rupiah memang mengalami depresiasi atau pelemahan. Namun depresiasi tersebut masih dalam level yang terkendali.

Biadab!!! RM Tega Kubur Bayinya dalam Keadaan Hidup-hidup, Ini Kata Polisi

“Di 2018 itu terkendali, stabil, depresiasi kurang dari 6 persen atau 5,9 persen,” ujar dia di Gedung BI, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.

Meski mengalami depresiasi, pelemahan Rupiah masih lebih baik jika dibandingkan dengan mata uang negara lain.

Tragis ya, Seorang Istri Menyaksikan Suaminya Diterkam Buaya Tapi Tak Mampu Berbuat Apa-apa

“Jauh lebih rendah dari depresiasi India atau pun negara lain, Brasil, South Africa, Turki atau pun Argentina. Secara keseluruhan depresiasi Rupiah terkendali dan volatilitas yang terjaga sekitar 8 persen,” ungkap dia.

Sementara untuk 2019, Perry meyakini nilai tukar Rupiah akan cenderung mengalami penguatan. Sebab, banyak faktor di tahun ini yang akan mendorong penguatan tersebut.

Awan Hitam Berbentuk Ombak di Makassar Sepanjang 18 Km, Pertanda Apa Ini?

“2019 kami melihat Rupiah akan bergerak lebih stabil dan cenderung menguat. Rupiah saat ini masih undervalue. Semua faktor akan mendorong Rupiah lebih stabil dan menguat ke depan.

Pertama: kenaikan FFR akan lebih rendah dari yang kita perkirakan.

Kedua: kredibilitas atau konsistensi kebijakan yang ditempuh BI maupun pemerintah.

Ketiga: CAD yang lebih rendah.

Keempat: adalah mekanisme pasar valas, tidak hanya di spot, swap, maupun DNDF,” tandas dia. (***)

sumber: merdeka.com

Editor :