Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

UMUM

Penghentian Kerja Sama Sejumlah Rumah sakit dengan BPJS Timbulkan Kegaduhan di Masyarakat, Siapa yang Dirugikan

Senin | 07 Januari 2019 | 15:30

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR Okky Asokawati menilai penghentian kerja sama sejumlah rumah sakit (RS) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menimbulkan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

Menurut Okky, persoalan yang dipicu akreditasi RS itu semestinya tidak perlu terjadi jika sejak awal diantisipasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan jajaran di daerah.

Setelah Jalani Pemeriksaan Intensif, Vanessa Angel Dibebaskan, Ini Kata Polisi

“Akibatnya, peserta BPJS yang menjadi korban. Secara politik, pemerintahan Jokowi dirugikan atas informasi yang bias ini di tengah masyarakat,” kata Okky, Senin, 7 Januari 2019.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menjelaskan, ketentuan soal sertifkat akreditasi ini tertuang dalam Pasal 7 huruf b angka 6 Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 71 Tahun 2003 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional.

Duh Artis cantik Ini Ditangkap Polisi Terkait Kasus Prostitusi Online, Siapakah Dia?

Adapun soal batas akhir akreditasi sebagaimana tertuang dalam Permenkes Nomor 34 Tahun 2017 tentang Akreditasi Rumah Sakit sejak dua tahun Permenkes ini diudangkan yakni pada 27 Juli 2017 lalu.

“Dengan kata lain, batas akhir akreditasi rumah sakit dilakukan pada 27 Juli 2019 mendatang sebagaimana tertuang dalam Pasal 17 Permenkes Nomor 34 Tahun 2017 tentang Akreditasi Rumah Sakit,” imbuh Okky. (***)

sumber: jpnn.com

Editor :