Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

KECELAKAAN

Innalillahi.. Diduga Mengantuk, Sariman Tewas Mengenaskan Tergiling Mesin Daur Ulang Plastik

Jumat | 18 Januari 2019 | 12:34

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bekasi – Sariman, 36, pekerja di tempat pengepulan plastik ditemukan tewas menggenaskan di tempatnya bekerja, kawasan Kelurahan Sumurbatu, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 17 Januari 2019.

Tubuh Sariman tergiling mesin daur ulang plastik ditempat kerjanya.

Kapolsek Bantargebang Kompol Siswo mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab pria asal Blora, Jawa Tengah, itu jatuh ke dalam mesin. Dugaan sementara kepolisian, Sariman terpeleset atau mengantuk.

Koramil Pucakwangi Bersama Warga Bangun Kembali Rumah Pasca Kebakaran

“Soalnya dari keterangan saksi, korban ini sering begadang,” kata Siswo di Bekasi, Jumat, 18 Januari 2019.

Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya saat mesin daur ulang plastik sempat macet. Teman korban tidak sadar karena berada di lantai yang berbeda.

Jangan Samakan Seperti Mesin, Ini Cara yang Tepat untuk Mengetahui Apakah Kamu Obesitas

“(Teman korban) kerja di bagian bawah. Kalau korban di atas bagian memasukkan barang-barang bekas plastik besar seperti ember,” ujarnya.

Teman kerja korban mengecek mesin macet heran banyak darah. Saat mesin dimatikan dan dicek ke bagian atas, terlihat sisa kaki Sariman.

Prabowo Pertanyakan Konflik Kepentingan Bawahan Jokowi Soal Impor Pangan, Ini Jawabannya

“(Bagian badan) yang lainnya sudah menjadi hancur,” lanjut Siswo.

Pihaknya telah melakukan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan telah menjadwalkan untuk memanggil pemilik tempat pengepulan guna dimintai keterangan.

Telah Ditemukan Mayat Terbungkus Kain Sprei di Dalam Tong Plastik, Siapakah Dia?

“Kita periksa buatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), walaupun itu bukan pabrik cuma bedeng tapi kan keselamatan kerja harus diperhatikan,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, keluarga korban dari luar Kota Bekasi telah datang untuk mengambil sisa bagian tubuh korban untuk dimakamkan. (***)

sumber: metrotvnews.com

Editor :