Senin | 21 Oktober 2019 |
×

Pencarian

KURS

Awali Pekan, Rupiah Menguat di Rp14.035/USD

Senin | 28 Januari 2019 | 10:03

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat USD pada perdagangan Senin pagi atau di awal pekan terpantau kian perkasa dibandingkan dengan perdagangan sore di hari sebelumnya di posisi Rp14.092 per USD.

Sejauh ini, arus modal masih deras masuk ke Tanah Air yang akhirnya memperkuat posisi rupiah agar tidak mudah terhempas ke zona merah.

Kurs Dolar AS Jatuh ke Level Terendah Setelah Penghentian Sementara Shutdown

Dikota Ini Syarat Menikah Mempelai Wanita Harus Perawan, MUI: Jangan Persulit Pernikahan

Mengutip Bloomberg, Senin, 28 Januari 2019, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka menguat ke Rp14.035 per USD. Day range nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.032 hingga Rp14.038 per USD dengan year to date return di posisi minus 2,45 persen. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.825 per USD.

Sebelumnya, kurs USD turun pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), di tengah kenaikan poundsterling Inggris. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun sebanyak 0,84 persen pada 95,7952 pada akhir perdagangan.

Persebaya Dirundung Duka, Eks Kapten Sekaligus Legenda Mereka Meninggal Dunia

Pamit Main ke Rumah Kawannya, Pelajar SMP Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta Api

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1414 dibandingkan dengan USD1,1299 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3197 dari USD1,3051 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7178 dari USD0,7086.

Sementara itu, dolar AS dibeli 109,63 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 109,68 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian dolar AS turun menjadi 0,9929 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9967 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3228 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3352 dolar Kanada.

Poundsterling naik hampir dua persen terhadap dolar AS minggu ini, menjelang pemungutan suara atas berbagai amandemen terhadap rencana Brexit milik Perdana Menteri Theresa May karena para pedagang berspekulasi bahwa peluang Brexit tanpa kesepakatan mungkin berkurang.

Di sisi lain, pada Sabtu 26 Januari, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 183,96 poin atau 0,75 persen menjadi 24.737,20. Sedangkan S&P 500 menguat sebanyak 22,43 poin atau 0,85 persen menjadi 2.664,76. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 91,40 poin, atau 1,29 persen menjadi 7.164,86. (***)

sumber: metrotvnews.com

Editor :