Selasa | 12 November 2019 |
×

Pencarian

REGULASI

Dengan Terpaksa Program Belajar Warga Buta Huruf Kayong Utara Dihentikan, Ini Sebabnya

Minggu | 03 Februari 2019 | 14:54

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kayong Utara – Program belajar khusus warga buta huruf di Kabupaten Kayong Utara dihentikan sampai 2018.

Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan Kayong Utara, Syarifah Masna mengatakan, program yang berlangsung setiap Juli-Desember itu terpaksa dihentikan karena tak ada anggaran.

“2019 ini ndak ada lagi dah. Bukan ndak ada, yang udah jelas itu anggarannya ndak ada. Kita pun tahu kan sekarang kan istilahnya berkurang anggaran-anggaran,” kata Masna di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara, Sukadana, Jumat, 1 Februari 2019.

Singgung Kasus Hoax, Kejujuran Ratna Sarumpaet Dapat Acungan Jempol dari Jokowi

Akan tetapi, kata Masna, apabila kedepan masih banyak ditemukan warga buta huruf, kemungkinan program dilanjutkan kembali.

Menurut Masna, sebenarnya hal yang paling penting untuk menyelesaikan permasalahan tuna aksara ini, ialah dengan memperkuat sinergi antara Dinas Pendidikan, Pemerintah Desa, dan Disdukcapil.

Tak Perlu Marah-marah, Begini Cara Kontrol Emosi saat Ketahuan Dibohongi

Data warga buta huruf dari Pemerintah Desa atau Disdukcapil sangat diperlukan agar Dinas Pendidikan lebih mudah merancang program pengentasannya.

“Kita validkan data dulu. Jadi, bukan apa, kalau kami ini di Dinas pendidikan, ndak mungkinlah kami data, bukan tugas kami. Ini kan datanya desa atau Capil,” ujar Masna. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :