Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

WARNA WARNI

Ngantor Perdana Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Elestianto Dardak Tinjau Ruang Kerja

Jumat | 15 Februari 2019 | 13:56

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Ngantor hari perdana, Jumat 15, Februari 2019 Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil Elestianto Dardak meninjau ruang kerja di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan.

Usai berkeliling meninjau ruang kerja satu persatu, Khofifah dan Emil sepakat untuk mengubah kantor kerja gubernur agar lebih adaptif dengan era digitalisasi.

Terutama untuk mengatasi kendala gedung kantor dinas Pemprov yang terpencar dan tidak berada di satu wilayah.

HORE!! Garuda Indonesia, Sriwijaya Air dan NAM Air Turunkan Tiket Pesawat Hingga 20 Persen

Khofifah meminta agar ada perangkat/alat yang memungkinkan ke depan ia dan dinas-dinas bisa rapat melalui video conference.

“Karena dinasnya Pemprov Jatim ini berpencar tidak satu area, maka nggak efektif kalau ada sesuatu yang urgent lalu kita panggil ke sini. Maka saya dan wagub setuju kita nanti akan rutin melakukn video conference bersama dinas badan atau dinas tertentu,” ucap Khofifah usai meninjau ruang kerjanya.

Jelang Tugas Pengamanan Pilpres dan Pileg, TNI Salurkan Ilmu untuk Kemajuan Linmas

Tidak hanya itu, Khofifah juga ingin era digitalisasi bisa dimanfaatkan untuk memudahkan koordinasi saat terjadi bencana alam.

Ia ingin Pemprov Jawa Timur bisa memililiki operation room dimana seluruh dinas bisa konek sehingga memudahkan koordinasi.

Terutama di saat-saat ada terjadi bencana alam atau masalah di Jawa Timur.

Tragis Ya, Niatnya Beri Makan Hewan Peliharaannya, Naas Wanita Ini Terjatuh ke Kandang dan Dimakan Hidup-hidup

Masih dalam konteks konektivitas, ia juga ingin agar Pemprov Jatim bisa konek juga dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mengantisipasi dan memberikan deteksi dini kemungkinan bencana alam di Jawa Timur.

Sehingga masyarakat juga tahu jika ada peringatan deteksi dini dan bisa melakukan antisipasi.

Duduk Ketika Kencing Ternyata Baik untuk Kesehatan Pria Loh, Ini Perbedaannya

“Kedua saya ingin bagaimana Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bisa membangun koneksitas dengan seluruh dinas. Sebab 80 persen, tekstur tanah kita itu mudah longsor dan banjor. Maka bagaimana antisipasi bencana bisa dilakukan, oleh dinas PU, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, jadi nggak hanya BPBD saja yang datang ke lokasi bencana saat tanggap daerah,” kata gubernur perempuan pertama Jawa Timur ini.

Jika sudah konek maka daerah yang sudah terdeteksi bisa melakukan antisipasi, yang bisa terpantau juga dalam sistem digital yang ia inginkan.

Sehingga kewaspadaan di wilayah tersebut bisa dilakukan bersama. Bisa lewat web atau lewat sistem integrasi. (***)

sumber: tribunews.com

Editor :