Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

KULINER

Jalan-jalan ke Kota Ini jangan Lewatkan Sambal Jando dan Sangu Tutug Opak Khas Priangan Timur, Raos Pisan Euy

Sabtu | 16 Februari 2019 | 11:45

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Di tempat ini ada masakan rumahan khas Priangan Timur. Nasi tutug opak yang enak disantap dengan sambal jando dan ditutup dengan es cendol. Mantap!

Menikmati masakan Sunda di Kota Bandung sudah biasa. Tetapi di tempat ini ada sajian autentik Priangan Timur yang unik dan enak menggoyang lidah. Di rumah makan Nini Anteh Warung Sangu Tasik yang ada di Jl. Citarum, Bandung Anda akan mendapatkan pengalaman berbeda. Rumah makan ini cabang dari Jl. Dewi Sartika Tasikmalaya. Punya menu andalan hidangan khas Priangan Timur.

Untuk menu ikan air tawar, ada ikan nila bakar khas masyarakat pegunungan Tasikmalaya-Ciamis. Ikan dibakar menggunakan kayu batang teh dan bumbu kuning yang meresap hingga ke dalam. Gurih dan harum!

“Rumah makan kita benar-benar Sunda, enggak ada yang improve. Kita memang lebih ke Sunda priangan timur,” ujar pemilik Nini Anteh Nico Yioe, Jumat, 15 Februari 2019.

Lezatnya Makanan Khas dari Hasil Laut, Yuk Cobain Pindang Gombyang Kepala Jambal

Makanan lain yang tak kalah menarik adalah jando atau lemak sapi. Biasanya jando diolah menjadi sate, tapi di rumah makan ini justru dibuat sambal. Gurih kenyal dan makin mantap disuap dengan nasi hangat.

Tak ketinggalan menu khas Tasikmalaya nasi tutug atau sangu tutug. Jika biasanya nasi tutug dicampur dengan oncom, di sini bisa diolah dengan opak atau rengginang. Ada tekstur renyah gurih saat dikunyah.

Jajanan Pasar Ini Sangat Menggoda, Yuk Bikin Klepon Ubi Ungu

“Ada lagi yang favorit di sini itu bakakak ayam kampung sama sate sapi. Orang juga senang sama karedok, katanya beda. Sama satu lagi gepuk suwir yang wangi karena pakai daun honje,” katanya.

Sebagai pelengkap, minuman khas Sunda seperti es cendol Mang Dapit bisa menjadi penutup santapan yang gurih pedas. “Silakan coba sendiri. Cendol ini lebih kenyal, hijau dan wangi karena asli pakai daun suji. Tidak pakai pewarna,” ucap Nico.

Ayam Panggang Bumbu Tiram? Ini Resep dan Cara Membuatnya

Suasana rumah makan yang hangat dan homey dengan sentuhan pernak-pernik antik dan klasik membuat pengunjung bakal betah. Apalagi disediakan spot khusus untuk berfoto yang menarik.

“Konsep kita memang pengunjung dibuat betah. Biar serasa makan di rumah nenek kita sendiri,” tutupnya. Bagi yang ingin makan sambil bersantai bisa menikmati sajian kopi Hawu yang juga tak kalah unik. Minuman ini disajikan ala Turkish Coffee dengan paduan biji kopi khas Priangan.

Istimewa

“Untuk sekarang kita ada promo Nyaah Ka Kolot. Setiap pengunjung yang datang membawa orang tuanya kita beri diskon 15 persen,” ujar Nico. Buat yang belum punya rencana makan bersama keluarga akhir pekan ini, bisa mampir makan sedap di sini. Rumah makan buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB. (***)

sumber: detik.com

Editor :