Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

MEDIS

Kurangi Porsi Susu Setelah Anak Berusia Dua Tahun, Ini Penjelasan Dokter

Sabtu | 16 Maret 2019 | 19:56

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak anak-anak balita yang merengek saat makan karena memilih untuk minum susu.

DR. dr. Damayanti Rusli Sjarif, Dokter Konsultan Nutrisi dan Penyakit Metabolik Anak RSCM menyebutkan jika ditemui anak seperti itu harus segera dicari tahu penyebab kenapa tidak mau makan.

Damayanti pun mengingatkan kepada orangtua kalau susu menjadi makanan utama bagi anak hanya sampai si kecil berusia dua tahun.

Warga dan TNI Saling Memijit Menjadi Tradisi di Lokasi TMMD

Setelah berusia dua tahun, Damayanti menekankan kalau susu hanya merupakan makanan pendamping.

“Kalau lapar itu makan bukan susu. Susu mah bayi aja sampai umur dua tahun setelah itu susu hanya melengkapi makanan,” ungkap Damayanti saat ditemui di RSCM, Jakarta Pusat beberapa hari lalu.

Dokter spesialis anak itu juga mengingatkan orangtua agar tidak memberikan susu kental manis kepada anak.

“Emosi” Merugikan Siapapun, Ini Tips Mengendalikannya

Walapun harganya lebih murah dibandingkan susu bubuk, namun kandungannya tidak baik bagi tubuh karena 60 persen mengandung gula.

“Susu kental manis bukan untuk makanan bayi tapi makanan es teler, jadi bukan untuk makanan bayi karena gulanya tinggi sekali 60 persen,” papar Damayanti.

Kemudian munculnya produk-produk yang menyerupai susu seperti creamer juga dihimbau tidak diberikan pada anak.

“Sekarang ada jual creamer yang buat campuran teh kopi itu, waj lebih gawat lagi ibunya gak tahu kalau itu beda sama susu,” pungkas Damayanti.(***)

sumber: tribunnews.com

Editor :