Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

INTERNASIONAL

Sering Pulang Larut Malam, Pria Ini babak Belur Ditikam Pisau dan Dipukul dengan Stik Golf, Ini Kronologinya

Minggu | 14 April 2019 | 21:16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yishun – Zhong Zhengye (51), seorang pria dari Singapura diperlakukan secara kejam oleh istrinya, Phan Thi Ngoc Dung (44) pada Jumat, 23 Maret 2019.

Zhong Zhengye harus menerima luka-luka di tubuhnya lantaran ditikam dengan pisau dan dipukul dengan tongkat golf oleh sang istri.

Menurut informasi yang didapatkan worldofbuzz.com, pada Senin, 8 April 2019 kejadian tersebut terjadi karena Phan Thi Ngoc Dung kesal suaminya sering pulang terlambat usai bekerja.

Terkejut dengan sikap sang istri, Zhong berlari ke ruang tamu untuk menyelamatkan diri.

Sementara putri mereka tiba-tiba terbangun dan menahan ibunya untuk menghentikan aksi nekatnya itu.

Kepada awak media, Zhong menjelaskan bahwa ia sering pulang larut malam lantaran pekerjaannya yang tak kunjung selesai.

Akan tetapi, sang istri seolah tidak bisa menerima resiko dari pekerajaan Zhong.

“Saya sangat sibuk dengan pekerjaan saya karenanya saya sering harus pulang ketika sudah larut.”

“Istri saya sering mengeluh bahwa saya selalu tidak di rumah dan kami sering berdebat tentang hal ini,” ujarnya.

Saat diperiksa, Zhong mendapatkan luka yang cukup parah bahkan ia mengalami pendarahan di otaknya akibatnya mata kiri Zhong tidak dapat melihat untuk sementara waktu.

Dia perlu pergi ke rumah sakit untuk operasi mata dan pemeriksaan lainnya nanti.

Sementara kini istrinya telah ditangkap dan saat ini sedang menjalani evaluasi mental di rumah sakit.

Seperti diketahui, Zhong dan Phan Thi Ngoc Dung saling kenal selama sembilan tahun melalui teman dan memiliki hubungan jarak jauh tujuh tahun sebelum memutuskan untuk menikah.

Dia datang dari Vietnam untuk menemaninya dan membawa putrinya yang berusia 18 tahun dari pernikahan sebelumnya juga.

Mereka bertiga telah pindah ke Yishun tiga tahun yang lalu, tetapi Zhong dimasukkan ke dalam pekerjaannya sebagai kepala pengembangan bisnis di perusahaan, ia jadi sering berdebat dengan istrinya setelahnya karena kesibukannya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :