Minggu | 08 Desember 2019 |
×

Pencarian

PASAR

Jelang Ramadhan, Harga Bawang Putih Tembus Rp 80.000/Kilogram

Sabtu | 04 Mei 2019 | 13:50

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sejumlah harga bumbu dapur di pasar yang ada di Kota Serang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Salah satunya bawang putih mencapai Rp 80.000 per kilo gram, yang awalnya Rp 48.000 per kilogramnya.

“Biasa, kalau mau puasa barang-barang (bumbu dapur) pada naik. Tapi yang paling parah memang bawang putih, soalnya kan ngambilnya dari luar, impor semua bawang putih rata-rata,” kata Roni salah satu pedagang di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Jumat 3 Mei 2019.

Saat Akan Mendarat, Pesawat Boeing 737 Meluncur Keluar Landasan Pacu dan Berakhir di Sungai, Ini yang Terjadi

Padahal baru beberapa hari lalu Pemerintah Provinsi Banten menggelontorkan 3,6 ton bawang putih ke Pasar Rau untuk mengantisipasi lonjakan harga bawang tersebut. Namun sejumlah pedagang mengaku tidak mendapatkan kiriman bawang putih dari pemerintah.

“Belum tau, katanya sih iya kemarin ada dari pemerintah. Tapi kita engga dapet, mungkin untuk beberapa pedagang aja kali ya, soalnya kita disini engga kebagian,” ucapnya. Memang, kata Roni harga bawang putih ini mengalami kenaikan sejak satu bulan terakhir. Namun yang paling tinggi adalah di minggu terakhir jelang Ramadan ini.

Tetangga Dengar Suara Bayi Menangis dari Pagi, Setelah Dicek Sang Ibu Tewas Tergantung Disampingnya

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi (Disperdaginkop) dan UMKM Provinsi Banten Babar Suharso mengatakan secara nasional harga bawang putih berada di kisaran Rp 45.000 sampai Rp 50.000 per kilo gram. Namun pada kenyataannya, saat ini dipasaran berada di angka Rp 68.000 hingga Rp 80.000 per kilo gramnya.

Operasi pasar

Mahalnya harga bawang putih, ia mengatakan karena keterlambatan dari pihak distibutor impor. Sehingga, menjelang Ramadan ini dianggap perlu segera untuk melakukan operasi pasar. “Ini juga merupakan tahap pertama. Dari rencana empat ton, namun kami baru bisa menggelontorkan 3,6 ton ke setiap pasar di Banten. Salah satunya di Pasar Rau ini, kami lihat dulu bagaimana serapannya,” katanya.

Selain bawang putih yang tinggi, harga cabai merah dan bawang merah juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Seperti bawang merah yang awalnya berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilo gram, kini menjadi Rp 45.000 sampai Rp 55.000 per kilo gram.

Sambil Minta Maaf ke Pak Jokowi, Pria Ini Bakar Kantor Desa dan Tayangkan di Live Facebook, Ini Alasannya

Kemudian, cabai merah besar yang tadinya Rp 25.000 per kilo gram, kini menjadi Rp 32.000 per kilo gram. Disusul dengan harga cabai merah keriting, namun tidak terlalu tinggi. Dari harga Rp 24.000 per kilo gram, kini menjadi Rp 27.000 per kilogram.

Warga pun mengeluhkan dengan melejitnya harga bumbu dapur tersebut. “Bener-bener ini naiknya, apalagi bawang putih sama bawang merah, bikin susah ngatur keuangannya, jadi mumet,” ujar Tuti Sumiati seorang ibu rumah tangga asal Kota Serang.

Asah Kemampuan Prajurit Kodim Pati Gelar Latihan Menembak

Ia mengatakan, yang biasanya membeli bawang merah setengah kilo dengan harga Rp 24.000 kini hanya bisa membeli seperempat kilo dengan harga Rp 20.000. “Biasanya dapet setengah kilo Rp 24 ribu, sekarang cuma cukup buat seperempat kilo. Yang penting rawit jangan ikut-ikutan naik juga,” katanya Rizki Putri.

Berdasarkan pantauan, tidak hanya harga bumbu dapur yang mengalami kenaikan harga. Akan tetapi daging sapi lokal dan ayam potong negeri juga mengalami kenaikan harga. Namun tidak terlalu tinggi seperti bumbu dapur.

Siswi SMP yang Ditemukan Jadi Mayat, Ternyata Korban Pemerkosaan dan Pembunuhan Ayah Tiri

Seperti harga daging sapi lokal yang tadinya Rp 120.000 per kilo gram, kini menjadi Rp 140.000 per kilo gram. Kemudian harga daging ayam negeri, yang awalnya Rp 32.000 sampai Rp 34.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 36.000 hingga Rp 42.000 per kilo gram.(***)

sumber: pikiranrakyat.com

Editor :