WAKIL RAKYAT

Gagal Sumbang Medali untuk Indonesia, Pemuda Ini Lolos Jadi Anggota Dewan Termuda, Siapakah Dia?

Senin | 06 Mei 2019 | 9:27

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sidoarjo – Umumnya, menjadi anggota dewan atau wakil rakyat berusia di atas 25 tahun. Tapi tidak dengan pemuda asal Sidoarjo. Dia berhasil jadi anggota dewan usia 22 tahun.

Zahlul Yussar pemuda asal Desa Kalitenggah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, ini lahir 3 Maret 1997. Dia sukses menjadi anggota dewan dan mendapat suara tertinggi di partainya Demokrat.

Meski sempat dicemooh dan diremehkan karena usianya yang masih muda, karena kerja keras dan tekat yang kuat, akhirnya berhasil menjadi anggota dewan daerah Sidoarjo periode 2019-2024.

“Awalnya ragu saat mendaftarkan menjadi caleg, namun ketika dicemooh akhirnya saya malah bersemangat dan berusaha semaksimal mungkin. Alhamdulillah mendapatkan suara terbanyak, dan menurut kabarnya anggota dewan termuda di Indonesia,” kata Zahlul kepada detikcom usai latihan berkuda di Tanggulangin Sidoarjo, Senin, 6 Mei 2019.

Zahlul merupakan anak bungsu dari dua bersaudara pasangan Hudiono dan Muzzayi Ninggsih. Dia setiap hari selalu berlatih berkuda karena atlit kuda tunggangan (ekuestrian) Jawa Timur.

“Meskipun nanti setelah resmi menjadi anggota Sidoarjo, saya tetap meluangkan waktu untuk tetap berlatih berkuda untuk menjaga stamina sebagai seorang atlit,” tambah Zahlul.

Sebagai calon anggota legislatif yang masih muda dan minim pengalaman politik, Zahlul sudah mempersiapkan dirinya dengan rencana memperjuangkan kaum milenial.

“Di Sidoarjo masih banyak kaum millenial yang hanya lulusan sekolah dasar. Nantinya saya berusaha agar kaum millenial ini memiliki ketrampilan-ketrampilan yang layak,” terangnya.

Untuk mendukung programnya menambah pengetahuan kaum milenial tersebut, diirnya memiliki banyak usaha. Seperti yayasan sekolah, beberapa bengkel sepeda motor dan sekolah servis hand phone dan usaha lainnya.

“Kami akan menawarkan kaum milenial yang ingin menambah ketrampilan kami siap membantu. Selain itu bila ingin sekolah menjadi atlit kuda tunggangan kami juga siap membantu,” terang lulusan Unair jurusan Informatika ini.

Zahlul Yussar beberapa kali mengikuti kejuaraan internasional, termasuk Sea Games, meski gagal menyumbangkan medali untuk Indonesia. Yang terbaru, dia baru saja menjuarai D’Paragons Competition di Yogyakarta dengan tiga medali dari kelompok preliminary open (perunggu), Show Jumping 90 cm (emas), dan Show Jumping 90-100 cm (emas). (***)

sumber: detik.com

Editor :