Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

INTERNASIONAL

Walau Tanpa Roda Depan, Pilot Ini Berhasil Lakukan Pendaratan Darurat dengan Baik

Senin | 13 Mei 2019 | 10:32

MEDIAKEPRI.CO.ID, Myanmar – Seorang pilot berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat, meski tidak dengan menggunakan roda depan, setelah ada gangguan teknis.

Pesawat Myanmar yang membawa 89 penumpang dan awak melakukan pendaratan darurat di bandar udara Mandalay.

Video memperlihatkan hidung pesawat Embraer 190 menyentuh landasan, setelah sebelumnya sempat mengeluarkan asap.

Cuaca Buruk, Benarkah Petir Dapat Menjatuhkan Pesawat?

Pesawat milik Myanmar National Airlines itu sempat tergelincir selama 25 detik di landasan pacu di bandara Mandalay sebelum akhirnya berhenti.

Kapten Myat Moe Aung sempat membawa pesawatnya berputar di atas bandara sebanyak dua kali agar pengawas lalu lintas dapat melihat apakah roda depannya berhasil dikeluarkan, kata asosiasi maskapai itu.

Saat Akan Mendarat, Pesawat Boeing 737 Meluncur Keluar Landasan Pacu dan Berakhir di Sungai, Ini yang Terjadi

“Pilot itu melakukan pekerjaan dengan baik,” Win Khant, Menteri transportasi Myanmar, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Pesawat komersial itu berangkat dari Yangon dan saat mendekati Mandalay, pilot gagal mengeluarkan roda depannya. Dia mengikuti prosedur darurat dan membakar bahan bakar untuk mengurangi berat pesawat, kata maskapai itu.

Sebuah tayangan video memperlihatkan pesawat mendarat dengan roda belakangnya sebelum hidungnya menyentuh landasan. Pesawat tergelincir sekitar 25 detik sebelum berhenti.

Pesawat Ini Hendak Lepas Landas, Agar Selamat, Seorang Perempuan Lempar Mesin Pesawat dengan Koin, Ini yang Terjadi

“Pilot itu melakukan pekerjaannya dengan baik,” Win Khant, Menteri transportasi Myanmar, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Insiden ini merupakan kecelakaan penerbangan kedua di Myanmar pada minggu ini.

Pada Rabu lalu, sebuah pesawat komersial Biman Bangladesh Airlines tergelincir di landasan pacu ketika mendarat saat cuaca buruk di bandara internasional Yangon, yang melukai sedikitnya 17 orang. (***)

sumber: bbc.com

Editor :