UMUM

5 Tanda Perbedaan Pecandu kerja dan Pekerja Andal, Nomor 5 yang Sering Terjadi di Lingkungan

Jumat | 14 Juni 2019 | 11:54

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Bekerja adalah suatu kebutuhan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, ada beberapa orang yang menjadi pecandu kerja atau workaholic, di mana mereka bekerja tak mengenal waktu.

Meski demikian, pecandu kerja ini bukan berarti termasuk pekerja andal. Sebab, bekerja gila-gilaan dalam waktu yang panjang dan mengerahkan 110 persen usaha pastinya akan menyebabkan kelelahan.

Selain itu, ada beberapa perbedaan besar antara pecandu kerja dan pekerja andal. Julien Gordon pada 2014 lalu sempat menuliskan di LinkedIn, workaholic memang punya kemiripan dengan pekerja andal, tapi secara hasil perbedaannya sangat mencolok.

Berikut 5 perbedaan antara pecandu kerja dengan pekerja andal, dilansir Business Insider.

1.Sulit memprioritaskan waktu

Saat seorang workaholic punya kesulitan waktu untuk memisahkan mana pekerjaan yang harus diprioritaskan, pekerja andal mengerti kapan dan bagaimana harus mengerahkan energi dengan cara yang lebih berkelanjutan.

“Pekerja andal bekerja keras dengan cara yang sehat dan merasa bahagia. Sementara workaholic bekerja keras dengan cara yang tidak berkelanjutan, serta merasa tak bahagia dan kehabisan tenaga,” tulis Gordon.

2.Sibuk setiap saat

Pekerja andal berfokus pada hasil yang dapat diraih lewat upaya matang. Mereka akan disiplin dengan pekerjaan dan waktu, untuk kemudian memilah mana tugas yang paling penting.

Sementara workaholic bakal menyibukkan diri dengan pekerjaan lantaran tidak merasa nyaman bila tak melakukan apa-apa. Alhasil, mereka hanya memiliki sedikit waktu luang alih-alih menyelesaikan pekerjaan secara efisien.

3.Butuh pengakuan

Ketika pecandu kerja tak henti berusaha untuk mendapatkan validasi atau pengakuan dari pihak atasan dan koleganya, pekerja andal tahu batasan untuk kemudian mengevaluasi diri secara berkala.

4.Tidak mengetahui makna kesuksesan

Seorang pekerja andal punya arti kesuksesan yang jelas dan bekerja untuk meraihnya. Di sisi lain, pecandu kerja menilai kesuksesan sebagai hal yang tak bisa didefinisikan.

“Workaholic tak tahu apa itu cukup. Mereka selalu fokus berlebihan dan berusaha memaksimalkan segalanya karena mereka tidak benar-benar tahu apa itu kesuksesan,” ungkap Gordon.

5.Kurang peduli pada diri sendiri

Gordon mengatakan, pekerja andal mengutamakan dirinya lantaran mengerti dengan melakukan itu mereka bisa melayani orang lain dengan lebih baik. Sedangkan pecandu kerja acapkali terlihat selalu mengutamakan kebutuhan orang lain.

“Meskipun punya niat baik, melayani orang lain dengan upaya berlebih tentunya akan sangat melelahkan. Dan pastinya, kelelahan tidak baik bagi siapapun,” ujar Gordon. (***)

sumber: merdeka.com

Editor :