Kamis | 14 November 2019 |
×

Pencarian

MEDIS

Tubuh Berkeringat saat Cuaca Dingin? Nih Penyebabnya

Minggu | 23 Juni 2019 | 18:22

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cuaca yang panas membuat kelenjar terbuka dan menghasilkan keringat. Ini akan membuat suhu tubuh lebih stabil. Tapi ketika berkeringat di suhu udara yang dingin, apa sebabnya?

Dikutip dari Bustle, Stephen Lawrence, penasihat medis di Diabetes UK, mengatakan kepada Daily Mail (UK) ada sejumlah alasan Anda bisa mengeluarkan keringat yang tidak biasa, dari kekurangan oksigen hingga hipoglikemia.

Intip lima penyebab utama tubuh berkeringat di cuaca dingin.

1.Kekurangan oksigen

Kekurangan oksigen menjadi penyebab paling umum keringat dingin.

Untuk mengetahuinya, Anda bisa mengeceknya dari tarikan napas. Jika pendek dan halus, ada kemungkinan Anda tidak mendapat oksigen yang cukup. Anda perlu banyak bergerak agar darah mengalir dengan baik. Kondisi ini juga bisa juga ada hubungannya dengan lingkungan, seperti suhu ruangan, kekeringan di udara, atau termostat diatur terlalu rendah.

2.Gula darah rendah ketika

Saat Anda melewatkan waktu makan, tubuh akan kekurangan gula darah.

Kekurangan kadar glukosa dalam darah menyebabkan tubuh memproduksi adrenalin dalam upaya mengimbangi kekurangan gizi. Dengan kata lain, sistem saraf simpatik menyala, jatuh ke mode “fight or flight”, fenomena ini juga dikenal sebagai hipoglikemia.

Dalam kondisi ini, Anda secara alami menghasilkan insulin ketika Anda lapar. Ketika dikombinasikan dengan adrenalin, itu dapat menyebabkan tubuh kita berfungsi dengan cara yang tidak biasa.

3.Masalah tiroid

Salah satu pekerjaan kelenjar tiroid adalah melepaskan hormon yang mengontrol cadangan energi tubuh. Sebagian orang memiliki kelenjar tiroid yang terlalu aktif sehingga dalam cuaca apa pun bisa mengeluarkan keringat.

4.Efek samping obat

Beberapa jenis obat, seperti obat anti depresi, pil penurun tekanan darah, dan obat flu, dapat menimbulkan efek keringat. Jadi, ketika Anda sedang minum obat lalu berkeringat di ruangan ber-AC, coba baca kembali efek samping obat.

Relaksasi dan olahraga, seperti yoga, adalah cara yang baik untuk mengatasi ini karena dapat mencegah produksi hormon adrenalin yang berlebihan.

Sebaiknya Anda juga menjauhi kafein dan mengontrol asupan gula. Sebab, keduanya dapat meningkatkan tekanan darah dan menghasilkan adrenalin, yang bisa meningkatkan produksi keringat.

5.Hiperhidrosis

Sebagian orang menderita hiperhidrosis. Kondisi ini menyebabkan Anda berkeringat berlebihan dan teratur di wajah, telapak tangan, ketiak, atau kaki. Orang dengan hiperhidrosis kehilangan empat atau lima kali lebih banyak keringat dalam sehari. Ini membuat orang hiperhidrosis lebih rentan dehidrasi. (***)

sumber: tempo.co

Editor :