REGULASI

Hari Pertama Masuk Sekolah Setelah Libur Panjang, Waspada dan Hati-hati saat Unggah Foto Anak Anda

Senin | 15 Juli 2019 | 9:11

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hari ini, Senin 15 Juli 2019 merupakan hari pertama masuk sekolah.

Orangtua tentu semangat untuk mengantarkan anak ke sekolah dan menyapa guru.

Pada momen bahagia seperti ini, biasanya orangtua semangat menyebarkan foto-foto seru bersama anak ke media sosial.

Tapi ingat, ada beberapa hal perlu diingat orangtua sebelum menyebarkan foto tersebut ke media daring.

Beberapa resiko perlu diwaspadai orangtua saat mengunggah foto anak di media sosial, kejahatan pedofilia atau predator anak, perundungan (bullying), perampokan, penculikan, pencurian identitas dan bahaya lainnya.

Dilansir dari laman resmi Sahabat Keluarga Kemendikbud, berikut beberapa hal perlu diperhatikan sebelum orangtua mengunggah foto hari pertama sekolah anak di media sosial: 7 hal penting saat unggah foto hari pertama sekolah

1.Jangan memasang identitas lengkap anak, seperti nama lengkap, tanggal, lahir, nama sekolah, alamat sekolah, nomor telepon, dan lainnya.

2.Hati-hati, pastikan fitur geo-tagging atau penanda lokasi dimatikan saat memutuskan memasang foto anak.

3.Bila ingin berbagi foto anak, sebaiknya terbatas pada keluarga dan lingkungan dekat yang bisa dipercaya, tidak kepada publik luas.

Setiap media sosial bisa mengatur jenis privasi dan peredaran foto.

4.Jangan memasang foto anak yang memungkinkan ia mendapatkan pelecehan, penghinaan dan perundungan.

5.Pikirkan dari sisi anak, apakah ia akan senang dangan foto yang dipasang, atau malah akan merasa malu dan sedih.

6.Jangan memasang foto anak lain tanpa seizin orangtuanya.

7.Ajak keluarga dan teman untuk berhati-hati saat memasang foto anak.

5 pertanyaan penting untuk sekolah

Selain itu, ada beberapa hal penting perlu ditanyakan orangtua kepada pihak sekolah saat bertemu guru atau kepala sekolah di hari pertama sekolah:

1.Adakah informasi mengenai program sekolah?
2.Bagaimana sekolah dalam menangani masalah kesiswaan, baik masalah akademik maupun non akademik?
3.Apa saja kegiatan ekstrakulikuler yang bisa diikuti anak?
4.Adakah nomor telepon wali kelas atau sekolah yang bisa dihubungi?
5.Adakah jadwal rutin pertemuan antara orangtua dengan wali kelas?

Jika tidak ada, apakah orangtua bisa mengatur sendiri pertemuan dengan wali kelas? (***)

sumber: kompas.com

Editor :