Kamis | 14 November 2019 |
×

Pencarian

MEDIS

Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia Karena Kanker Prostat, Yuk Kenali Gejalanya

Jumat | 19 Juli 2019 | 21:15

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kanker prostat yang diidap Arswendo Atmowiloto merupakan kanker yang paling umum di kalangan pria setelah kanker kulit. Meski dapat disembuhkan, tapi, pada tahap awal, penyakit ini tidak menyebabkan tanda atau gejala yang membuat penderitanya terlambat mendapatkan pengobatan.

Pada tahap lanjut, kanker prostat menyebabkan beberapa tanda dan gejala yang harus diwaspadai. Dilansir dari Cancer.org, gejalanya diantaranya adalah kesulitan buang air kecil, termasuk aliran kemih yang lambat atau lemah dan kebutuhan untuk buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari.

Gejala lain dari penyakit ini adalah darah dalam air mani, kesulitan mendapatkan ereksi atau disfungsi ereksi, nyeri di pinggul, punggung (tulang belakang), dada (tulang rusuk), atau daerah lain dari kanker yang telah menyebar ke tulang hingga kelemahan atau mati rasa di tungkai atau kaki, atau bahkan kehilangan kontrol kandung kemih atau usus akibat kanker yang menekan tulang belakang.

Sebagian besar masalah ini lebih mungkin disebabkan oleh sesuatu selain kanker prostat. Misalnya, masalah buang air kecil lebih sering disebabkan oleh benign prostatic hyperplasia (BPH), suatu pertumbuhan prostat yang tidak bersifat kanker. Namun, penting untuk memberi tahu dokter jika Anda memiliki gejala-gejala ini sehingga penyebabnya dapat ditemukan dan diobati dengan segera.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arswendo Atmowiloto, penulis sekaligus wartawan meninggal dunia pada Jumat 17 Juli 2019 pukul 17.50 WIB.

Arswendo mengembuskan napas terakhirnya pada usia 70 tahun di kediamannya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Kabar duka ini pertama kali datang dari Maman Suherman alias Kang Maman melalui akun Twitter pribadinya, @maman1965.

“Selamat Jalan Mas Arswendo Atmowiloto,” tulis Kang Maman. (***)

sumber: sindonews.com

Editor :