Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

KEBAKARAN

Tragis Ya, Keempat Anaknya Tewas Mengenaskan saat Rumahnya Terbakar

Rabu | 24 Juli 2019 | 13:46

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batu – Empat bocah yang menjadi korban tewas kebakaran terlelap dalam satu kamar saat kejadian. Sang ayah mencoba menyelamatkan empat bocah tersebut namun dihadang warga karena kobaran api terlanjur besar.

Tetangga korban, Yuli Ainun (33) mengatakan, posisi keempat korban berada dalam satu kamar. Kondisi mereka sangat mengenaskan, bagian tubuh mereka hangus terbakar.

“Yang meninggal empat dari enam anak penghuni rumah (Abdullah). Kondisi sudah hangus terbakar. Dua anak lain selamat, karena tidur bersama ibu dan bapaknya. Sebelum api membesar, bisa keluar rumah,” ungkap Yuli ditemui di lokasi kejadian, Rabu, 24 Juli 2019.

Yuli bercerita, beberapa warga awalnya melihat adanya api dari rumah Abdullah. Tak lama setelah aliran listrik yang sebelumnya padam kembali menyala. Abdullah dan istrinya keluar menggendong dua anak mereka yang masih kecil.

Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Abdullah sempat berusaha kembali masuk ke dalam rumah. Namun, dihalau warga, karena api semakin membesar.

“Dua anak yang masih kecil bisa dibawa keluar. Kami berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya untuk membawa air. Pak Abdullah yang berusaha kembali dilarang, karena api semakin besar. Belum sempat menolong, empat anaknya sudah dalam kondisi terbakar dan meninggal, kondisinya cukup mengenaskan,” terang Yuli yang juga Ibu Ketua RT setempat.

Menurut Yuli, istri Abdullah mengaku menyalakan lilin ketika listrik padam. Lilin dinyalakan di kamar yang ditempati Abdullah dan istrinya.

“Katanya ada sisa lilin satu, yang diduga dinyalakan anak-anaknya di kamar mereka. Itu kata istri Pak Abdullah. Posisi kamar berjarak cukup jauh, sehingga mereka mengetahui adanya lilin yang masih menyala,” tutur Yuli.

Tetangga banyak berdatangan untuk melihat kondisi tempat tinggal Abdullah yang hangus dilalap api. Garis polisi terlihat dipasang di depan rumah bernomor 35 A itu.

Empat bocah yang menjadi korban kebakaran yakni Rahma Ramadhani (10), Na’illah Fathinah Sholihah (9), Anisa Dzahro (7) dan Naufal Nasrulloh (6). Jenazah mereka masih diautopsi di RSSA Kota Malang.(***)

sumber: detik.com

Editor :