Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

INTERNASIONAL

Siapa Sangka, Setelah Hilang Beberapa Hari, Bos Coffee Day Ditemukan Tewas dengan Sepucuk Surat Tulisannya

Sabtu | 03 Agustus 2019 | 9:32

MEDIAKEPRI.CO.ID, India – Pendiri kedai kopi terbesar di India (Coffee Day), yakni VG Siddhartha ditemukan tewas setelah menghilang sejak Senin, 29 Juli 2019.

Siddhartha ditemukan tewas bersamaan dengan sepucuk surat tulisannya.

Dalam surat tersebut miliarder yang membuka bisnis kopinya ini sejak 1994 menjelaskan bahwa tekanan dari bank, investor dan otoritas pajak mendorongnya untuk mengakhiri hidupnya.

Ia merupakan keturunan keluarga yang memiliki sejarah berladang kopi selama 140 tahun ini.

Kariernya bermula tahun 1960-an, Siddhartha berkecimpung dalam perdagangan saham. Memasuki tahun 1984, ia meluncurkan perusahan investasi dan perusahaan modal ventura Sivan Securities di Bengaluru dan mulai menginvestasikan keuntungannya dari awal untuk membeli perkebunan kopi di distrik Chikmagalur, Karnataka.

Singkat cerita, ia mulai tertarik berbisnis kopi seperti keluarganya. Akhirnya, pada tahun 1993, ia mendirikan sebuah perusahaan perdagangan kopi bernama Amalgamated Bean Company (ABC) dengan omzet tahunan lebih dari Rs 6 crore dan selama bertahun-tahun meningkat menjadi lebih dari Rs 2.500 crore.

Terinspirasi oleh obrolan dengan pemilik Tchibo, kedai kopi Jerman, Siddhartha memutuskan untuk membuka kedai kafenya sendiri (Café Coffee Day) di negara yang tidak memiliki landasan budaya formatif di cappuccino. Dia membuka gerai pertama Cafe Coffee Day di Brigade Road pada tahun 1994 dengan tagline ‘Banyak yang bisa terjadi selain kopi’.

Kini CCD berhasil menjadi kedai kopi terbesar di India yang merupakan negara peminum teh. CCD go public pada tahun 2015.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, CCD terlilit utang. Coffee Day Enterprises Ltd telah mengalami rugi bersih yang terus membengkak menjadi Rs 67,71 crore pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2018, dari Rs 22,28 crore pada tahun sebelumnya. Kendati demikian, pendapatan berhasil naik 59% menjadi Rs 122,32 crore. (***)

sumber: republika.co.id

Editor :