Minggu | 17 November 2019 |
×

Pencarian

ANEKA

Origami Day menumbuhkan Kreativitas Anak-anak Bandung

Minggu | 04 Agustus 2019 | 20:01

MEDIAKEPRI, Bandung – Dalam memperingati Hari Anak Nasional Indonesia yang jatuh setiap tanggal 23 Juli, Daikin sebuah perusahaan AC ternama asal Jepang bekerjasama dengan Yayasan Origami Indonesia dan Pemerintah Kota Bandung, memperkenalkan seni melipat kertas asal Jepang (Origami) kepada anak-anak di Plaza Balai kota Bandung, Jalan Wastukancana, Ahad, 4 Agustus 2019.

Branch manager Bandung, Merdyan Komarudin mengatakan, pihaknya memandang perlu adanya peran aktif Daikin dalam menyikapi gerusan modernisasi terhadap nilai kebudayaan. Melalui seni melipat kertas tradisional Jepang, Origami, diharapkan aktivitas anak-anak dalam keseharian lebih produktif.

“Banyak hal positif dan negatif yang mempengaruhi pola berfikir dan interaksi sosial anak dalam kesehariannya. Kegiatan Origami ini tentunya berkontribusi terhadap pembentukan karakter bangsa,” katanya dalam jumpa persnya. Merdyan melanjutkan, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan dan ikut melestarikan nilai-nilai budaya di tengah gencarnya serangan era modernisasi.

Kemajuan teknologi dan media informasi saat ini menjadikan anak tak luput dari pengaruh negatif. “Melalui kesenian Origami, Daikin ingin mengoptimalkan kepedulian terhadap anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, sekaligus memperkenalkan kembali kegiatan Origami sebagai suatu budaya positif terhadap masyarakat luas, khususnya pada anak-anak usia SD di Bandung,” terangnya..

“Kami yakin Kota Bandung sebagai kota kreatif mampu menghasilkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya sehat, aktif, cerdas dan berahlak mulia, namun juga cinta terhadap tanah airnya. Daikin berkomitmen untuk mengupayakan usaha-usaha konkritnya dalam mendorong, mengoptimalkan kerjasama yang berkesinambungan antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat melalui pendidikan dan seni budaya yang memberikan nilai positif pada anak,” imbuhnya.

Ketua Yayasan Origami Indonesia, Maya Hirai menuturkan, Origami tidak hanya sebagai aktivitas permainan anak-anak. Namun, Origami merupakan sebuah cabang ilmu pengetahuan yang memiliki tingkat keragaman dasar, menengah dan tingkat mahir. Bahkan, aplikasinya cukup luas dan beragam.

“Banyak anak-anak menikmati aktivitas ini, selain melatih kreativitas, anak-anak dapat membuat kreasinya, sehingga menimbulkan kepuasan tersendiri bagi mereka,” ujarnya.

Kegiatan yang bertajuk Origami Day ini diikuti anak usia 9 sampai 12 tahun atau anak usia Sekolah Dasar (SD). Katanya, karakteristik siswa Sekolah Dasar merupakan individu yang memiliki tingkat perkembangan relatif cepat dalam merespon sesuatu dilihat dari aspek perkembangan yang ada.

“Melalui Origami siswa-siswi pada rentang usia ini diharapkan mampu mengimplikasikan pengguna kertas menjadi media demonstrasi imajinatif dan meningkatkan kemampuan berfikir. Selain itu menjadikan Origami sebagai media latihan komunikasi efektif antara orang tua dan anak ataupun guru,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan ini dihadiri pula Fawzie M. Taib selaku General Manager Business Plan, Director PT Daikin Air Conditioning Ind, Budi Mulia, Ketua pelaksana yayasan Origami, Rahmat, serta Mr. Kenichi Yasufuku Assistany GM. (***)

sumber : galamedianews.com

Editor :