UMUM

Para Pencari Kerja di Kab. Sumedang Serbu Job Fair

Rabu | 07 Agustus 2019 | 17:24

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sumedang, – Ratusan pencari kerja dari berbagai pelosok di wilayah Kab. Sumedang menyerbu lokasi Job Fair dan Expo 2019 yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, bertempat di Alun-alun Kab. Sumedang, Rabu 7 Agustus 2019.

Rencananya kegiatan yang dibuka Sekda Sumedang H.Herman Suryatman akan berlangsung selama dua hari 7-8 Agustus 2019.

Kegiatan yang bertajuk “Sumedang Job Fair 2019” tersebut dihadiri oleh Direktur Bina Produktivitas pada Ditjen Binalattas Kemnaker RI Mohammad Zuhri dan perwakilan Direktorat PTKDN pada Ditjen Binapenta PKK Kemnaker RI Mujiana dan tamu undangan lainnya.

Kepala Disnakertrans, selaku Ketua panitia, Asep Sudrajat mengatakan, penyebab pengangguran diantaranya karena ketidakseimbangan antara angkatan kerja dengan kesempatan kerja. Bursa kerja (Job Fair) diharapkan dapat mempercepat bertemunya para pencari kerja dan pencari tenaga kerja.

“Ini merupakan kesempatan emas bagi para pencari kerja di Sumedang. Karena 40 perusahaan menerima sedikitnya 2.500 tenaga kerja untuk ditempatkan di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Saya harapkan kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin di Kabupaten Sumedang,” kata Asep.

Sementara Sekretaris Daerah, H. Herman Suryatman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sumedang berusaha menciptakan perluasan kesempatan kerja diantaranya melalui kegiatan job fair.

Di Kabupaten Sumedang ada sekitar 38,9 ribu orang pengangguran atau 7,15 % dari angkatan kerja. Sekarang kita usahakan berkurang hingga mencapai 5 %, salah satunya dengan job fair.

Tersedianya lowongan kerja sebagai tumpuan penyerapan tenaga kerja merupakan indikator adanya pertumbuhan di bidang ekonomi. “Penyerapan tenaga kerja sangat signifikan dengan penurunan angka kemiskinan yang pada saat ini berada di angka 9,76%,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang, lanjutnya, tidak hanya berusaha untuk memanfaatkan peluang kerja tetapi juga berupaya menciptakan lapangan kerja.

“Bukan hanya mencari kerja, tetapi menciptakan kerja. Dengan adanya supporting budget dari Kemnaker senilai Rp 12 miliar lebih untuk pelatihan kerja tentu akan sangat membantu merealisasikannya,” tuturnya.

Pemkab Sumedang juga telah melakukan ‘jemput bola’ diantaranya mengunjungi Jepang yang membuka sekitar 350.000 tenaga kerja. “Akhir Agustus 2019 akan ada kunjungan balasan dari sana sebagai tindak lanjut kerja sama di sektor tenaga kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerjasama antara Direktorat Bina Produktivitas pada Ditjen Binalattas dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang tentang Pengembangan Pelatihan Masyarakat Kawasan Produktif Terpadu yang dilanjutkan kunjungan ke stan-stan perusahaan penyedia lowongan kerja. (***)

sumber: galamedianews.com

Editor :