KRIMINALITAS

Jamaah Haji Tertipu Penyelenggaraan Haji Ilegal

Senin | 12 Agustus 2019 | 20:36

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makkah – Seorang jamaah asal Indonesia ditemukan berhaji tanpa terdaftar pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Jamaah atas nama Iskandar itu berasal dari Surabaya, Jawa Timur. Pada Ahad 11 Agutus 2019 malam waktu Arab Saudi, dia ditemukan petugas perlindungan jamaah haji (Linjam) Eva Widiastuti tersasar di sekitar jamarat.

Eva menjelaskan, Iskandar mengaku telah membayar kepada perusahaan yang mengajaknya sebesar Rp 175 juta dalam masa menunggu lima bulan untuk bisa ikut ibadah haji. “Beliau masih ingat nama perusahaan yang membawanya, yakni Mubina. Perusahaan ini yang mengakomodasi beliau,” kata Eva.

Namun demikian, lanjut Eva, Iskandar tidak memiliki nomor kontak perusahaan tersebut. “Enggak ada yang bisa dihubungi,” sebut Eva.

Bukan hanya nomor kontak perusahaan tersebut, kata Eva, Iskandar juga tidak hafal nama hotel tempat dia menginap di Makkah. “Jadi agak susah menelusurinya,” terangnya.

Sebelumnya, juga sempat ditemukan jamaah haji ilegal di Madinah. Perempuan asal Purwokerto membayar Rp 75 juta per orang kepada perusahaan yang membawanya. Namun, perempuan bernama Kasihan Dulrochman Madratam, itu tidak mendapatkan fasilitas sebagaimana jamaah haji lainnya. (***)

sumber : ihram.co.id

Editor :