Selasa | 17 September 2019 |
×

Pencarian

INTERNASIONAL

Bohemian Club, Komunitas Orang Kaya di Amerika Serikat

Rabu | 14 Agustus 2019 | 18:40

MEDIAKEPRI.CO.ID, Amerika – Bohemian Club, merupakan nama komunitas elite, kaya, berkuasa dan kontroversial di Amerika Serikat (AS). Komunitas ini diketahui dibuat sejak 1873. Sedangkan Bohemian Grove merupakan nama markas tempat mereka berkumpul saban Juli selama 17 hari di area seluas 1.100 hektare di Hutan Redwood di Monte Rio, California.

Komunitas elite ini beranggotakan orang berpengaruh. Rata-rata Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik kecuali Donald John Trump menjadi anggota. Sedangkan para presiden AS dari Partai Demokrat yang tercatat menjadi anggota adalah Bill Clinton dan Lyndon Johnson.

Tempat Bohemian Grove, mereka salama lebih dari dua minggu menghabiskan waktu dengan minum-minum, pesta, bertukar pikiran, menggelar perundingan super-rahasia, hingga pemujaan yang dahsyat. Kelompok itu bersikeras bahwa mereka hanya ‘menghormati’ pohon Redwood yang berumur lebih dari 1.000 tahun.

Menurut informasi, Bohemian Grove dibentuk oleh Henry Harry Edwards, dan awalnya dimaksudkan sebagai tempat bagi para seniman dan penulis bohemia untuk beristirahat dan bersantai. Tetapi, klub itu akhirnya menjadi asosiasi pria kaya dan berkuasa, yang sebagian besar dari AS. Selain itu, menurut laporan tokoh asing menghadiri perkumpulan saban Juli itu, namun statusnya sebagai tamu.

Semua anggota klub merupakan pria. Perempuan dan anak-anak tidak diperbolehkan menjadi anggota. Akan tetapi, para perempuan boleh diundang menghadiri Bohemian Grove selama satu jam, yakni dari pukul 21.00 hingga pukul 22.00. Di atas jam tersebut, area harus steril dari perempuan.

Menurut laporan artikel Washington Post, Bohemian Grove dibuat dengan tujuan membuat anggota klub keluar dari “budaya perbatasan” atau “kepentingan tidak beradab” dari orang-orang biasa.

Menurut juru bicara Bohemian Grove mengatakan orang-orang yang berkumpul di sana berbagi hasrat untuk alam bebas, musik, dan teater.

Bahkan, kegiatan jurnalistik dan segala macam bentuk reportase dilarang meliput lokasi perkumpulan super-rahasia ini. Keberadaan Bohemian Grove bisa bocor ke berbagai media, salah satunya karena aksi penyusupan para jurnalis dan pembuat film.

Namun, pernah ada seorang penyusup yang berprofesi penulis majalah Spy, Philip Weiss. Dia bisa masuk sebagai tamu selama tujuh hari pada tahun 1989. Ia mengkisahkan, klub itu memiliki beberapa ribu anggota.

Weiss menerbitkan artikel “Inside Bohemian Grove”, di mana ia menulis; “Anda tahu Anda berada di dalam Bohemian Grove ketika Anda menuruni jalan setapak di hutan dan mendengar musik piano dari tengah-tengah tenda dan kemudian membungkuk untuk melihat seorang pria dengan bir di satu tangan…kencing ke semak-semak. Ini adalah ritual yang paling termasyhur di perkemahan, kebebasan orang-orang berkuasa untuk buang air kecil di mana pun mereka suka, hak yang diminta klub saat mencoba melawan upaya diskriminasi anti-seks pemerintah dan satu hal dibatasi hanya ketika menyangkut beberapa Redwood di luar Dining Circle (Lingkaran Makan).”

Ini bebeerapa fasilitas yang tersedia di Bohemian Grove:

  1. Grove Stage, sebuah teater dengan tempat duduk untuk 2.000 orang. Fasilitas ini digunakan untuk produksi Grove Play pada akhir pekan terakhir di musim panas.
  2. Field Circle, amfiteater berbentuk mangkuk. Fasilitas ini untuk pentas komedi musik.
  3. Circle Campfire, sebuah lingkaran yang terdapat lubang api unggun dan dikepung bangku kayu redwood yang diukir. Fasilitas ini untuk pertunjukan yang lebih kecil dalam suasana yang lebih intim.
  4. Panggung Museum, tempat semi outdoor dengan panggung tertutup.
  5. Dining Circle, area makan dengan tempat duduk sekitar 1.500 orang.
  6. Clubhouse, sebuah bangunan makan, minum dan hiburan multiguna. (***)

sumber : wartaekonomi.co.id

Editor :