Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

RAGAM

Rusuh! Massa Serang Warga dengan Batu Besar, Apa yang Terjadi?

Kamis | 15 Agustus 2019 | 14:02

MEDIAKEPRI.CO.ID, Malang – Warga Malang dihebohkan dengan kejadian rusuh di area Kayu Tangan. Tepatnya di kawasan perempatan bank BCA Jalan Jendral Basuki Rahmat, ada sekelompok massa yang melakukan aksi teror yang cukup anarkis Kamis, 15 pagi ini,.

Berdasarkan keterangan warga yang berada di lokasi kejadian, massa yang mengamuk berusaha menyerang mereka dengan melempar batu besar, seperti yang dilansir dari Radar Malang. “Ada orang Jawa tadi yang dilempari sampai berdarah. Terus dibawa ke rumah sakit. Mereka bawa batu besar,” tutur seorang saksi mata bernama Dama.

Berdasarkan pantauan Radar Malang, Dama yang diketahui berasal dari Tajinan itu juga berusaha menyelamatkan diri dan menghindari lemparan batu. Ia yang awalnya berada di area pertokoan Kayu Tangan langsung kabur ke arah Jalan Kahuripan.

1.Massa yang Mengamuk Orang Papua

Menyambung apa yang disampaikan oleh Dama, salah seorang saksi lain yang tak mau disebutkan namanya mengaku jika pelaku kerusuhan didominasi orang Papua. “Orangnya kayak Papua gitu. Pakai masker juga ada hitam. Mereka bawa batu-batu besar,” katanya.
Belum diketahui apa alasan pasti di balik aksi kerusuhan yang anarkis di Kayu Tangan pagi ini. Gara-gara kejadian tersebut, arus lalu lintas Kota Malang sempat lumpuh hingga menyebabkan kemacetan panjang di beberapa titik.

2.Polisi dan TNI Berhasil Mengamankan Lokasi

Dari foto-foto yang beredar luas di Twitter, kawasan di lokasi kejadian kerusuhan kini sedang berada dalam pantauan polisi dan anggota TNI. Jalan Kahuripan dan sekitarnya sudah ditutup demi mengamankan warga dan pengguna jalan.

Tidak hanya itu saja, dari kejauhan juga tampak mobil ambulance dan petugas PSC (Public Safety Center) 119 sedang berjaga. Warga yang melintas di area tersebut pun membagikan foto dan video suasana tegang ini lewat media sosial.

Berbagai pesan broadcast untuk tetap tenang dan berdiam di rumah juga dikirimkan lewat grup chat. Semoga Malang tetap aman dan damai seperti biasa ya.(***)

sumber: kapanlagi.com

Editor :