Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NARKOBA

Datang ke Hotel dan Pesta Sabu Lalu Digerebek, Umar Kei: Ini Adalah Takdir Saya

Jumat | 16 Agustus 2019 | 12:50

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tokoh pemuda Maluku, Umar Kei mengaku bersalah setelah ditangkap karena menyalahgunakan narkoba. Pria bernama lengkap Umar Ohoitenan ini menganggap bahwa ini menjadi hukuman baginya.

“Saya pikir bahwa ini sudah menjadi takdir apa yang pernah kita lakukan kesalahan pasti akan mendapatkan hukuman. Istilahnya bahwa ini adalah menghukum diri saya sendiri,” kata Umar dalam wawancara eksklusif dengan detikcom, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 15 Agustusan 2019.

Umar mengaku datang ke hotel atas ajakan temannya dan sabu sudah disiapkan di sana. Meski demikian, Umar tidak merasa dijebak oleh temannya itu.

Umar menganggap penangkapan polisi terhadap dirinya adalah sebuah takdir agar dia bertaubat.

“Kalau saya bilang dijebak, tidak. Saya anggap itu jadi takdir akhir bagi saya, jadi saya harus bertaubat di situ,” katanya.

Dia juga tidak menaruh perasaan dendam terhadap teman yang mengajaknya. Sebab, dia sendiri dia memang seorang pemakai.

“Tidak pernah (dendam-red). Saya bilang juga bahwa ini adalah hukuman bagi saya sendiri,” ucapnya.

Pada Senin, 12 Agustus 2019 itu, Umar datang ke hotel setelah mendapatkan ajakan temannya. Dia sudah mengetahui undangan teman itu adalah untuk berpesta sabu.

“Bahwa saya diajak suruh ke situ, saya bilang waduh ‘dijamin’ nggak kalau saya ke hotel, dia mengatakan bahwa ‘dijamin’, saya ke situ. Ternyata saya ke situ sudah disiapkan semua barang dan memang itu saya pemake dan saya bilang kalau memang barang ada saya bilang saya akan datang,” jelasnya.

Dia mengakui datang ke hotel untuk pesta sabu adalah sebuah kesalahan. Pesta sabu di hotel adalah untuk pertama kali dan terakhir baginya.

Tidak berselang lama setelah pesta sabu, Umar Kei digerebek polisi. Dia saat itu bersama dengan 3 anak buahnya. Di lokasi itu polisi menyita 2,91 gram sabu.(***)

sumber: detik.com

Editor :