Rabu | 13 November 2019 |
×

Pencarian

SELULER

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yakin mampu meningkatkan kinerja hingga akhir 2019.

Senin | 19 Agustus 2019 | 17:58

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yakin mampu meningkatkan kinerja hingga akhir 2019. Peningkatan pendapatan dan kontribusi dari bisnis digital serta investasi pembangunan infrastruktur broadband yang berkelanjutan diharapkan mampu menjadi pendorong kinerja Perseroan.

Hal tersebut dikatakan Direktur Keuangan Telkom Harry M. Zen pada kesempatan Public Expose Live 2019 dalam rangka peringatan 42 tahun Pasar Modal Indonesia di Jakarta 19 Agustus2019.

“Memasuki semester I/2019 kinerja Perseroan kian sehat dan lebih baik dibanding tahun lalu,” kata dia.

Dia bilang, sepanjang semester I/2019 Telkom mencatat kinerja Perseroan yang semakin cemerlang. Hal ini terlihat dari kinerja Perseroan yang kian meningkat, dimana Iaba bersih tumbuh hingga 27,4% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp11,08 triliun.

Sementara itu, pendapatan konsolidasi tumbuh 7,7% menjadi Rp69,35 triliun dan EBITDA (Earnings Before Interest Tax Depreciation Amortization) juga mengalami peningkatan sebesar 16,9% menjadi Rp33,12 triliun.

Pencapaian ini tak Iepas dari fokus Perseroan terhadap mesin utama pertumbuhan yakni bisnis digital yang konsisten tumbuh dan menunjukkan kinerja signifikan. Bisnis ini tumbuh 22,6% menjadi Rp48,29 triliun atau berkontribusi kepada 69,6% atas total pendapatan konsolidasi.

Sementara bisnis digital terdiri dari Iayanan konektivitas broadband yang tumbuh 24,4% dan Iayanan digital yang tumbuh 15,6%.

Seiring meningkatnya dinamika industri telekomunikasi, khususnya pada segmen bisnis seluler, Telkom berupaya menciptakan industri seluler yang sehat dengan menerapkan berbagai strategi marketing dan pricing untuk memonetisasi data, serta terus konsisten melaksanakan pembangunan infrastraktur.

Entitas anak usaha Telkom, Telkomsel yang saat ini tengah fokus terhadap bisnis digital juga menunjukkan kinerja yang semakin baik dengan membukukan Rp45,11 triliun pada pendapatan Rp24,23 triliun pada EBlTDA dan Rp12,71 triliun pada Iaba bersih dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 5,5%, 9,0% dan 8,4% dari periode yang sama tahun lalu.

Pada bisnis fixed broadband dengan produk lndiHome, hingga akhir Juli 2019, Telkom mencatatkan pertumbuhan impresif dimana total pelanggan lndiHome telah mencapai Iebih dari 6 juta atau tumbuh 45,1% dibanding semester pertama tahun lalu. Hal ini sekaligus memanmpkan posisi IndiHome sebagai market leader bisnis fixed broadband di Indonesia.

“Pertumbuhan jumlah pelanggan yang masif sejalan dengan peningkatan kualitas layanan kami, di antaranya dengan penguatan network, memperkaya konten, menawarkan beragam minipack menarik, serta terus melakukan improvement pada Iayanan puma jual. Hal ini juga merupakan upaya Telkom untuk terus menjaga excellent customer experience,” tambah Harry.

Informasi saja, belanja modal Perseroan di semester 1/2019 ini sebesar Rp15,1 triliun atau 21,8% dari pendapatan. Belanja modal tersebut diperuntukkan bagi pengembangan jaringan dan infrastruktur, untuk mobile maupun fixed broadband.

“Dengan kinerja yang telah ditunjukkan hingga tengah tahun 2019, kami optimis Perseroan dapat memberikan kinerja yang semakin baik dibanding tahun 2018,” tutup Harry. (***)

sumber: inilah.com

Editor :