Rabu | 20 November 2019 |
×

Pencarian

APLIKASI

Salah Satu Gamer Fortnite Terjerat Ransomware Berkedok Cheat

Sabtu | 24 Agustus 2019 | 15:23

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pengguna dan gamer dari salah satu gim Battle Royale populer yakni Fortnite menjadi target serangan ransomware. Ransomware ini ‘menyamar’ menjadi cheat di dalam gim besutan Epic Games tersebut.

Adapun cheat yang dimaksud memungkinkan pemain dapat membidik lawan lebih akurat dan dapat membantu gamer mengetahui lokasi lawan saat di dalam gim.

Diberi nama Syrk, ransomware yang disamarkan sebagai cheat gim Fortnite ini pertama kali ditemukan oleh tim peneliti keamanan di Cyren Ltd.

Kode untuk Syrk ini dibuat menggunakan Hidden-Cry, kode ransomware sumber terbuka (open source) yang tersedia secara gratis di GitHub.

Seperti ransomware lainnya, kode ini akan mengenkripsi file dan menuntut korban membayar tebusan bilamana ingin memulihkan file mereka.

Tak tanggung-tanggung, peretas juga bakal dengan sengaja menghapus file korban setiap dua jam hingga waktu pembayaran tebusan yang ditentukan. Karena menggunakan kode berbasis sumber terbuka, sejumlah peneliti keamanan telah menemukan ‘kunci’ yang dapat memulihkan file korban.

Dengan jumlah pemain sebanyak 250 juta di berbagai negara di dunia, gamer Fortnite acap kali menjadi target penipuan oleh penjahat siber.

“Menggabungkan malware dan ransomware ke gim memang sebuah hal yang tidak bisa dihindari,” ujar Chris Morales, kepala analitik keamanan di perusahaan keamanan siber Vectra AI Inc.

“Aksi ini sebenarnya sudah berlangsung beberapa waktu, gamer adalah target korban yang besar karena sering kali mencari jalan pintas dalam bermain gim.” (***)

sumber : merdeka.com

Editor :