Kamis | 19 September 2019 |
×

Pencarian

SELEBRITIS

Berikut Beberapa Alasan Mengapa Netijen Mengkritik Lisa BLACKPINK

Senin | 26 Agustus 2019 | 21:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Korea Selatan – ak diragukan lagi kalau Lisa BLACKPINK merupakan bintang K-Pop yang sangat populer. Yup, tak hanya di Korea Selatan saja, ia juga memiliki begitu banyak penggemar di seluruh penjuru dunia.

Lisa sendiri memang merupakan Idol yang memiliki jumlah followers terbanyak di Instagram (kini akun-nya memiliki 24,3 juta pengikut). Selain itu ia juga memiliki channel Youtube di luar official BLACKPINK.

Para fans pasti tahu kalau Lisa mengunggah sederet video karyanya lewat channel pribadinya tersebut. Tentunya video-video yang ia hadirkan masih seputar BLACKPINK.

1.LiLi FILM

Bagi yang tidak tahu, Lisa memiliki channel Youtube bernama LiLi FILM yang sudah mendapatkan lebih dari 1,6 subscribers. Dalam akun ini, ia mengunggah sederet video singkat yang menunjukkan kehidupannya sebegai member BLACKPINK.
Meski mendapatkan angka pengikut yang begitu banyak, bukan berarti Lisa dijauhkan dari kritikan. Yup, Idol asal Thailand ini kembali mendapatkan kritikan dari netizen Korea Selatan.

2.Konten Youtube

Kritikan yang ditujukan oleh netizen Korea Selatan pada Lisa adalah tentang video-video yang ia unggah di channel Youtube-nya. Lisa dapat kritikan karena tidak menyensor wajah sederet orang yang berada di background dalam video.

Banyak yang berpendapat kalau Lisa melanggar privasi seseorang dengan tak menyensor wajah sederet orang asing (masyarakat umum) yang muncul dalam videonya

3.Komentar Netizen Korea

Ada banyak netizen Korea yang memberikan kritikan pada Lisa soal hal ini. “Aku tak hanya bicara soal satu detik, tapi wajah orang-orang itu muncul di sepanjang video. Aku rasa ini merupakan dasar tata krama. Jadi aku bicara hal ini karena aku menonton video Lisa. Youtuber lain menyensor wajah orang, jadi ini masalah besar,” ungkap salah satu netizen.
Namun, tak sedikit pula netizen Korea yang membela Lisa. “Aku pernah melihat komentar kalau bukan Lisa yang mengedit videonya, melainkan agensi-nya. Mungkin agensi yang harus membenahi masalah ini?,” tuturnya. (***)

suumber : kapanlagi.com

Editor :