Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

KESEHATAN

Orangtua Harus Perhatikan Gizi Anak

Selasa | 27 Agustus 2019 | 22:23

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – menyerupai suara meriam terdengar di Batalyon Arhanudri Kodam III Siliwangi, Jln. Ambon, Selasa 27 Agustus 2019 Suara itu mengiringi kegiatan Gerakan Minum Susu dan Makan Telur yang diselenggarakan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung.

Kegiatan ini diikuti 1.200 siswa dari 5 Sekolah Dasar yang berada di Kota Bandung. Selain mendapatkan susu dan telur, siswa ini juga bisa mengenal peralatan militer yang dimiliki Arhanudri Kodam III Siliwangi.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, Gerakan Minum Susu dan Makan Telur ini merupakan kegiatan sosialisasi yang dilakukan Dispangtan agar orang tua memperhatikan asupan gizi anaknya. Salah satunya dengan mendorong anak-anak untuk mau mengonsumsi telur dan susu agar terpenuhi gizinya. Selain itu acara ini pun bertujuan untuk mengurangi risiko angka stunting di Kota Bandung.

“Karena di usia 7-13 tahun ini justru masa pertumbuhan, yang ada risiko stunting. Kalau asupan gizinya baik, anak-anak kita akan sehat,” tutur Yana.

Diakuinya, konsumsi telur warga sudah cukup tinggi sekitar 21,38 kilogram/kapital/tahun. Sementara susu 34,97 liter/kapital/hari. Meski begitu, anak-anak harus tetap didorong untuk mau minum susu dan makan telur.

“Kalau gizi anak-anak terpenuh nantinya menjadi anak yang sehat dan cerdas,” tandasnya.

Yana mengakui, kegiatan Gerakan Minum Susu dan Makan Telur ini dipusatkan di Batalyon Arhanudri Kodam III Siliwangi, Jln. Ambon. Namun, ia meminta agar kewilayahan pun menyosialisasikan kegiatan ini. Selain itu, Dispangtan pun harus berkoordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan agar sosialisasi bisa menyeluruh.

“Kalau sosiaslisasi ternyata konsumsinya tinggi, maka suplai bareng harus terpenuhi. Dinas Pangan dan Pertanian dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian harus berkoordinasi juga dengan PD Pasar untuk suplai kebutuhan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dispangtan Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat khususnya anak-anak agar gemar minum susu dan makan telur. kegiatan ini diikuti 1200 siswa dari 5 SD diantaranya, SD 113 Banjarsari, SD 5 Merdeka, SD 008 Emong, SD 001 merdeka dan SD Soka.

“Gerakan Minum Susu (Gerimis) dan Makan Telur di Sekolah untuk mencegah Stunting. Penyakit gizi buruk yang kronis dapat mengakibatkan tingkat cerdasan menjadi lambat, anak-anak kalau sekolah merasa ngantuk. Selain itu, gizi buruk juga akan mempengaruhi kesehatan yang bersifat permanen seperti gangguan hati, ginjal, jantung bahkan mengalami gangguan kebutuhan,” imbuh Gin Gin.

Sedangkan Stella Maris Frida Taroreh istri Komandan Batalyon Arhanudri 3 Mayor Arh Patrick Arya Bima menyambut kegiatan tersebut yang diadakan di Batalyon Arhanudri Kodam lll Siliwangi, Jln. Ambon. Lewat acara ini, mereka pun ikut terlibat dalam tumbuh kembang anak-anak.

“Dengan di launchingnya Gerakan Minum Susu dan Makan Telur ini, anak-anak bisa meraih cita cita apapun itu didukung dengan nutrisi yang baik,” ungkapnya.
Lewat acara ini, Arhanud pun bisa mengenalkan persenjataan yang dimiliki TNI “Yang paling penting anak-anak bisa mencintai TNI dan NKRI,” ujarnya.(***)

sumber: galamedianews.com

Editor :