Senin | 23 September 2019 |
×

Pencarian

PERFILMAN

Saran Ahli Biar Cerita Mistis KKN Desa Penari Tak Terbawa Mimpi

Kamis | 29 Agustus 2019 | 21:45

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cerita viral berbau mistis KKN Desa Penari tengah banyak dibicarakan. Sensasi seru dan exciting usai membaca thread misteri tampaknya mengalahkan rasa takut dan merinding usai terpapar materi horor.

Menurut psikolog dari University of Washington, Kristen Lindgren PhD, takut sebetulnya kurang tepat menggambarkan sensasi usai membaca, nonton, atau mendengar cerita horror. Sensasi tersebut lebih tepat disebut gelisah.

“Takut adalah sensasi alami yang terlihat nyata misal ada macan yang masuk ke kamar kita. Sedangkan gelisah adalah respon saat kita takut pada hal yang sesungguhnya tidak berbahaya, namun terlihat atau terasa menakutkan. Rasa gelisah ini yang harus dihadapi usai terpapa materi horor,” kata Lindgren.

Gelisah terjadi saat otak memproses segala materi horor yang dibaca, ditulis, atau didengar. Otak memutuskan seberapa nyata ‘ancaman’ yang dirasakan saat terpapar materi horor. Proses inilah yang menciptakan rasa gelisah, hingga reaksi biologis misal merinding.

Supaya tidak gelisah, Lindgren menyarankan untuk melakukan teknik cognitive restructuring. Tujuannya membantu mengatur ulang pikiran terhadap berbagai hal yang dianggap ancaman dan mengakibatkan munculnya gelisah. Teknik dilakukan dengan menghadapi langsung berbagai hal yang menyebabkan gelisah.

“Misal merasa gelisah usai nonton film zombie, maka kita berpikir ulang apakah zombie benar ada. Bagaimana peluang kita diserang zombie besok. Jika peluanganya tidak ada, maka kita tak perlu lagi merasa gelisah. Kita bisa memikirkan berbagai hal yang sifatnya nyata,” ujar Lindgren.

Gelisah usai terpapar materi horor seharusnya tidak sampai mengganggu kehidupan sehari-hari. Namun jika muncul gangguan atau penurunan produktivitas, tak ada salahnya mendatangi psikolog atau ahli lain yang kompeten untuk penanganan lebih lanjut. (***)

sumber : detik.com

Editor :