Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

PANORAMA

Dodola Adalah Surga Dunia

Jumat | 30 Agustus 2019 | 20:47

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Biru dan putih. Itulah warna yang akan memenuhi retina mata kamu begitu menginjakkan kaki di Pulau Dodola. Pasir putih nan halus dan hamparan laut biru berpadu dengan awan stratus, siapapun akan dibuat terkesima. Ya, Pulau Dodola adalah wujud dari kata indah. Saking indahnya, beberapa wisatawan sampai menjuluki Pulau Dodola sebagai Pulau Surga.

Keindahan Pulau Dodola

Bagi penyuka pantai, Pulau Dodola wajib masuk list destinasi wisata yang harus dikunjungi. Pulau ini berada di Pulau Morotai, di Kepulauan Maluku Utara. Pulau Dodola merupakan pulau kecil yang mengelilingi Pulau Morotai sebagai pulau utama.

Pulau Dodola terdiri dari pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Keindahan pulau ini akan terlihat saat air laut sedang surut. Kamu akan melihat pasir timbul yang muncul perlahan-lahan membentuk jalan dari Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Hingga saat air laut benar-benar surut, maka yang terjadi hanya bentangan pasir putih seluas mata memandang.
Surga Dunia Itu Bernama DodolaKetika air laut mulai surut di Pulau Dodola
Panjangnya tak main-main, yaitu 500 meter. Kamu akan mendapatkan pemandangan yang luar biasa, serasa berada di private island. Jangan kaget jika kamu melihat kejernihan air laut di pinggir pulau hingga kamu bisa melongok dasarnya. Itu karena air laut di Pulau Dodola menang terkenal sangat jernih.

Kamu juga bisa berenang di pinggir pulau karena pinggir Pulau Dodola sangat dangkal. Mau snorkeling? Itu kegiatan yang sangat dianjurkan di Pulau Dodola. Kamu bisa bermain-main dengan ikan berwarna warni sekaligus melihat langsung aneka terumbu karang yang indah.

Pengalaman di atas rupanya juga dirasakan traveler asal Palembang, Paramiswari. Keindahan Pulau Dodola membuat ia betah berlama-lama dibanding pulau lain di Pulau Morotai. Waktu yang dihabiskan di Pulau Dodola selama 4-5 jam mulai dari siang sampai sunset tiba.

“Waktu itu saya datang bersama tiga teman saya. Di sana saya main drone, berenang, dan free diving. Saya senang sekali karena saya itu kalau traveling nggak mau yang sedikit spot wisatanya. Sebagai content maker, Pulau Dodola ini spot yg tepat buat bikin banyak konten. Semuanya sesuai ekspektasi saya dan bikin saya betah berlama-lama,” ungkap wanita yang juga suka naik gunung ini

Hanya saja, kata Paramiswari, satu hari waktu yang ia punya saat itu tak cukup memuaskannya. Oleh karena itu, dia memutuskan untuk kembali lagi demi bisa merasakan semua wisata terkenal di Pulau Morotai.

“Tahun 2015 waktu pertama kali ke Pulau Morotai, itu cuma sehari dan sehari itu cuma bisa dapat keliling pulau doang. Nggak dapat wisata lautnya. Padahal, saya sadar kalau wisata ke ‘daerah timur’ itu karena wisata lautnya. Makanya saya datang lagi di tahun 2018 dan nginap seminggu, di sana main ke Pulau Dodola lagi,” kenang wanita yang biasa kiting ini.

Tempat Scuba Diving Terbaik di Indonesia

Tak sebatas itu, Pulau Dodola juga punya spot diving yang indah. Hal itu karena dulu Pulau Morotai merupakan lokasi pertempuran Perang Dunia II antara sekutu dan Jepang. Sehingga banyak sisa-sisa peninggalan perang di dasar laut dan daratan Pulau Morotai yang menjadi keunikan tersendiri. Tercatat, Pulau Morotai punya 28 spot diving dan jumlah spot yang banyak membuat Pulau Morotai menjadi salah satu tempat scuba diving terbaik di Indonesia.

Surga Dunia Itu Bernama DodolaDiving di atas sisa peperangan Perang Dunia II
“Salah satu spot yang bisa kamu coba ialah Wawama Wreck Dive Point yang berada di Wawama Morotai Selatan. Tempat inilah yang menjadi saksi bisu peristiwa Perang Dunia II. Dari bibir pantai, kamu hanya perlu berjalan 100 meter untuk bisa melihat sisa-sisa peperangan antara sekutu dan Jepang,” ungkap Manager D Aloha Resort atau PT. Jababeka Morotai Tbk, yang juga merupakan pengembang kawasan wisata Pulau Morotai, Yunizar.

Saat menyelam di kedalaman 25 meter, kamu bakal bertemu bangkai kendaraan tempur jenis Jeep Willys. Kamu akan melihat jelas mulai dari mesin mobil, ban, sampai setirnya. Semuanya masih lengkap!

Surga Dunia Itu Bernama DodolaJeep Willys
“Bergeser ke spot lain di kedalaman 40 meter, pemandangan kamu akan dipenuhi bangkai pesawat tempur yang dipakai sekutu saat Perang Dunia II, Bristol Beaufort. Pesawat pengebom ini sangat besar dan masih utuh yang banyak membuat penyelam berdecak kagum,” urai pria yang suka menemani tamu D’Aloha Resort berwisata di Pulau Morotai.

Jejak Perang Dunia II di Pulau Morotai

Sampai saat ini, sisa peperangan itu masih banyak tersebar di Pulau Morotai yang jadi spot diving di Pulau Morotai. Tapi hal itu tak bisa terelakkan karena perang perebutan Pulau Morotai terjadi sangat sengit. Semua armada tempur dikeluarkan oleh pihak sekutu dan Jepang.

Paramiswari sendiri tahu bahwa Pulau Dodola punya pesona keindahan laut yang unik dan punya spot diving di sana, tapi ia mengaku belum sempat mencoba spot diving di sana.

“Saya tahu ada sisa kapal perang, mobil jeep, tank, dan goa dalam laut, di bawah laut pulau Morotai. Pas terakhir datang, saya cuma dapat hopping island (jelajah pulau), diving ke Mitita Island yang kita bisa berenang bersama hiu dan main ke Air Terjun Raja. Ini makanya saya mau balik lagi ke Pulau Morotai,” terangnya menggebu-gebu.

Lantas, berapa lama waktu ideal travelling ke Pulau Morotai agar bisa puas? Sebaiknya wisatawan menyediakan waktu 3 hari 2 malam. Waktu itu mencakup semua wisata yang bisa dilakukan tanpa terburu-buru dan melakukan aktivitas lain, seperti foto-foto.

Adapun D’Aloha Resort sudah menyiapkan paket tur pulau Morotai yang terjangkau dan memenuhi kebutuhan wisatawan. Nantinya, pihak D’Aloha Resort akan menjemput dan mengantar pulang wisatawan di bandara, menyediakan penginapan, makanan, snack, sampai pemandu.

“Harga per orang mulai dari Rp2.800.000 untuk 3 hari 2 malam. Harga bisa lebih murah lho kalau banyak orang yang ikut. Tertarik? Hubungi saja langsung ke nomor 0812 99 000 560 atau 0812 9823 4817. Kalau mau tahu detail itinerarinya, kunjungi situs kami di www.jababekamorotai.com/dodola-island,” kata Nizar. (***)

sumber : detik.com

Editor :