Senin | 16 September 2019 |
×

Pencarian

TIPS SEHAT

Sudah Diet dan Olahraga Tapi Berat Badan Tak Turun? Nih Penyebab dan Solusinya

Jumat | 30 Agustus 2019 | 10:42

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sudah diet dan melakukan olahraga dengan rutin tapi tidak mendapatkan hasil yang signifikan? Mungkin saja diet dan olahraga yang Anda lakukan selama ini tidak tepat bagi tubuh. Pemeriksaan genetik bisa jadi solusinya.

Pemeriksaan genetik mengaitkan kebutuhan nutrisi dan olahraga yang tepat sehingga menunjang pola hidup yang lebih sehat. Sekira 75 gen dapat dicek lewat pemeriksaan tersebut dengan total 11 panel. Nantinya, dengan mengetahui panel weight management dan panel hormonal, akan diketahui pola diet yang sesuai dengan profil genetik individu.

“Pemeriksaan genetik nutrigenomik perlu dilakukan untuk mengetahui nutrisi yang tepat dalam memberikan rekomendasi kepada pasien untuk menjaga tubuh tetap sehat,” kata dr. Win Johanes MS, SpGK dalam acara Kalbe Luncurkan Panel Baru Dalam Pemeriksaan Genetik yang diadakan Kalbe.

Nutrigenomik merupakan satu terobosan ilmu genetika yang bisa mendukung para dokter gizi untuk memberikan konsultasi yang tepat, meal plan yang sesuai genetik, serta memandu aktivitas fisik pasien agar mendapatkan kondisi tubuh yang ideal dan sehat.

Sementara, Harumi, beauty influencer dan pemerhati olahraga dan kesehatan tubuh mengatakan, ia disarankan dokter untuk melakukan tes tersebut. “Saya rutin ke dokter estetika untuk merawat kesehatan kulit, juga untuk menjaga tubuh tetap ideal dengan mengonsultasikan hasil NutrigenMe ke dokter gizi. Dengan rekomendasi dokter gizi melalui meal plan dan olahraga, sangat membantu saya dan keluarga untuk hidup lebih sehat,” kata Harumi. 

Keunggulan NutrigenMe dibanding pemeriksaan genetik lainnya adalah dari segi pemilihan gen yang secara penelitian memberikan dampak lebih kuat terhadap kesehatan tubuh. Pemeriksaan ini cukup mudah, dengan menggunakan air ludah (kandungan DNA dari dinding mukosa mulut) dan ditampung dalam kit lengkap dengan pengawetnya. 

Pemeriksaan ini tidak menggunakan darah karena kandungan DNA darah, rambut, maupun mukosa dinding mulut adalah sama sehingga untuk pasien akan sangat praktis, nyaman, non invansif, terhindar risiko infeksi, dan cepat. 

Ahli Nutrigenomik dari Universitas Toronto Kanada menuturkan, bahwa secara global pemeriksaan nutrigenomik ini sudah menjadi tren terutama bagi orang yang memperhatikan kesehatan. “Kesehatan bukan dalam konteks penyakit, tapi lebih kepada pencegahan penyakit kardiometabolik terutama penyakit jantung, stroke, hipertensi, diabetes, gagal ginjal, dan obesitas yang semakin meningkat dari tahuan ke tahun,” tandasnya. (***)

sumber: sindonews.com

Editor :