Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

PRESTASI

100 Mahasiswa Berprestasi Disiapkan Beasiswa Oleh Baznas KBB

Jumat | 06 September 2019 | 22:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padalarang – Sebanyak 100 beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi, bakal disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Kabupaten Bandung Barat (KBB), tahun ini. Jumlah kuota itu mengalami kenaikan yang sangat signifikan mengingat saat program bantuan pendidikan ini digulirkan pada 2017, alokasi beasiswa saat itu hanya untuk 16 mahasiswa.

“Memang dari tahun ke tahun ada peningkatan kuota. Ini sesuai dengan keinginan Pak Bupati untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan dan meningkatkan indek masyarakat KBB yang berkualitas,” terang Ketua Baznas, KBB, Hilman Farid saat ditemui di kantornya di Kompleks Awani, Cimareme, Jumat (6 September 2019).

Hilman menyebutkan, pada 2017 program beasiswa yang dialokasikan baru 16 mahasiswa, kemudian di 2018 naik menjadi 80 mahasiswa, dan tahun ini jadi 100 mahasiswa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang akan meneruskan pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Falah Cihampelas, KBB. Ini dikarenakan Baznas KBB telah menandatangani MoU dengan STAI Darul Falah dalam pemberian beasiswa selama empat tahun.

Sejauh ini, lanjut Hilman, animo mahasiswa untuk ikut program beasiswa ini sangat tinggi. Terbukti pada tahun ajaran 2018/2019 ada 125 yang mendaftar, padahal kuota yang tersedia hanya 80 mahasiswa. Untuk tahun ini, sejak pendaftaran program beasiswa dibuka pada 2 September 2019, sudah ada 18 mahasiswa yang daftar. Mengingat pendaftaran baru akan ditutup Jumat (13 September 2019) dirinya optimistis 100 kuota beasiswa bakal terisi.

“Biasanya menjelang hari penutupan pendaftar membludak, mereka akan diseleksi yang rencananya dilakukan Minggu (15 September 2019). Kalau untuk syarat pendaftaran, seperti mengisi biodata, foto copy KTP, foto 3×4, dan bersedia menandatangani fakta integritas dengan Baznas jika sudah diterima,” sebutnya.

Dia menambahkan, besaran beasiswa yang diberikan sebesar 75% per mahasiswa dari total biaya yang seharusnya dibayar. Untuk biaya ospek, PPL, KKN, proposal judul bimbingan skripsi, sidang munaqosah, dan wisuda, tidak ditanggung. Begitupun jika mahasiswa tersebut belum menyelesaikan pendidikan di tahun keempat (semester delapan), maka biaya pendidikan di tahun kelima sudah tidak ditanggung Baznas.

“Prinsipnya Baznas berusaha menjalankan fungsi bantuan ke masyarakat dalam bidang Advokasi dan Dakwah, Sosial, Pendidikan, Ekonomi, dan Kesehatan. Kami juga sudah menandatangani MoU dengan Dinsos dalam membuat Kelompok Usaha Bersama dimana modalnya dari Baznas sementara biaya pelatihan dari Dinsos,” tuturnya. (***)

sumber : sindonews.com

Editor :