Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

MEDIS

Hati-Hati! Tersedak Kacang Bahayakan Nyawa

Sabtu | 07 September 2019 | 18:51

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tersedak merupakan salah satu hal yang menyebabkan dan bahkan bisa menyebabkan masalah lebih lanjut. Terdapat sejumlah hal yang bisa menyebabkan kamu tersedak dan salah satunya adalah kacang.

Tersedak kacang menjadi salah satu kondisi yang membahayakan nyawa. Kacang yang masuk ke dalam saluran pernapasan bisa menyumbat napas seseorang.

Refleks saat tersedak berupa batuk untuk mengeluarkan kacang tidak selalu berhasil. Sebagai benda asing padat yang masuk ke saluran pernapasan butuh tindakan medis untuk mengeluarkannya.

Sulit mengambil kacang yang masuk ke saluran napas. Ini karena tekstur kacang berminyak dan bisa menyebabkan iritasi berlebihan. Adanya iritasi mengarah pada peradangan, papar dokter spesialis paru konsultan Dicky Soehardiman.

Kondisi peradangan yang seperti itu akan membuat kacang sulit diambil. Kami harus melakukan penundaan untuk pengambilan kacang. Bisa sampai tiga hari penundaannya. Diredakan dulu peradangan dengan menggunakan steroid, sambungnya.

Butuh Penjepit dan Proses yang Hati-Hati

Untuk mengeluarkan kacang yang masuk ke saluran napas, sebuah alat berbentuk penjepit dimasukkan dari mulut pasien. Ketika dokter melakukan tindakan ini, pasien harus tenang dari refleks batuk.

Selain itu, pasien akan dianestesi. Proses pengambilan kacang atau benda asing padat lain bisa berlangsung lebih dari 15 menit. Bahkan bisa hingga 1-2 jam, tergantung kondisi pasien. Kacang dijepit, lalu diangkat.

“Perdarahan saat pengambilan benda asing, seperti kacang bisa terjadi. Tapi kami selalu di-backup bedah thoraks,” tambah Dicky yang sehari-hari berpraktik di RS Persahabatan Jakarta.

Banyak Dialami

Menurut Dicky, tersedak kacang termasuk kasus yang paling banyak ditangani di RS Persahabatan. Kondisi tersebut lebih banyak menimpa anak-anak.

“Anak-anak sering mengunyah makanan, termasuk kacang itu tidak sempurna. Mereka juga sering makan sambil jalan dan lari-lari sehingga bisa tersedak. Momen paling banyak tersedak kacang itu sebelum atau setelah Lebaran,” Dicky melanjutkan.

sumber: merdeka.com

Editor :