Rabu | 18 September 2019 |
×

Pencarian

RAGAM

Indigo Merilis Bootcamp Bagi 10 Tim Startup Terpilih

Rabu | 11 September 2019 | 20:16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – INDIGO merilis proses bootcamp bagi 10 tim startup game terpilih dalam program terbarunya yaitu “Indigo Game Startup Incubation” Tahap I – 2019 di Bandung Digital Valley, Jl Gegerkalong Hilir No 47, Kota Bandung, Selasa (10 September 2019). Setelah grand launching program tersebut pada Sabtu (24 Agustus 2019) lalu di lokasi yang sama, kegiatan inkubasi tersebut resmi dibuka.

Tak tanggung-tanggung, bertindak sebagai mentor adalah para pengembang game asal Indonesia yang sudah bereputasi global. Yakni CEO Agate International Arief Widhiyasa serta Co-Founder Agate Entertainment Aditia Dwiperdana (sekaligus bertindak sebagai Program Comitee).

Dedi Suherman, President Director Melon Indonesia (anak usaha PT Telkom bidang konten) mengatakan, perusahaannya tidak hanya berkutat pada konten musik saja, melainkan juga game.

“Itulah alasan mengapa Melon Indonesia mendukung program ini, bahkan sebagian timMelon Indonesia juga berkantor di salah satu ruangan khusus yang terletak di dalam inkubator ini,” katanya.

Arief Widhiyasa mengaku sangat senang dengan kegiatan tersebut karena menunjukkan perkembang pesat industri dibandingkan saat dirinya pertama merintis sekitar 10 tahun lalu. “Gaji tim kami masing-masing Rp50.000 per bulan. Sekarang makin banyak yang terlibat sehingga itu sangat bagus buat industri game keseluruhan,” sambungnya.

Menurut dia, Agate sama sekali tidak merasa tersaingi. Jika diumpamakan bisnis kuliner, semakin banyak varians baru, itu akan bagus buat sesama praktisi apalagi buat masyarakat.

“Saya sampaikan selamat buat startup yang terpilih, kalian beruntung sekali langsung masuk Indigo Game Startup Incubation karena kami dulu masuk tanpa ada mentor dan dukungan ekosistem,” tambahnya.

Pada agenda tersebut, hadir pula Johannes Adi Purnama Putra selaku Coordinator of Incubation Management Open Innovation Management (OIM), dimana OIM sejak tahun 2013 mengelola program inkubator dan akselerator milik PT. Telkom Indonesia yaitu Indigo Creative Nation.

Indigo Game Startup Incubation sendiri merupakan program inkubasi pertama di Indonesia khusus startup bidang game hasil kolaborasi Indigo Creative Nation dan Agate International. Adapun 10 tim, masing-masing terdiri atas 5 orang, berasal dari berbagai daerah diIndonesia yaitu Bandung, Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Kudus, Semarang, Purwokerto, Solo, Bandar Lampung, Palembang, Bali, hingga Samosir.

Mereka terbagi ke dalam dua kategori yaitu tim yang mengerjakan game berbasis Personal Computer (PC) dan game berbasis mobile application. Ada 3 tim yang akan mengerjakan game berbasis PC yaitu Dragon Emperos, Last BossStudios, AIOUS Production.

Sementara tim lainnya yang mengerjakan game berbasis mobile application yaitu Freemergency, Ginvo Studio, Eternal DreamStudio, Maentrus Digital Lab, Mirai Mimpi, dan Slab Games.

Sesi bootcamp ini sendiri akan berlangsung mulai hari Selasa (10 September 2019) hingga Jumat(13 September 2019) yang bertujuan mempersiapkan para peserta yang telah terpilih untuk mengeksekusi ide game dalam bentuk riil pada inkubasi yang akan berlangsung selama tiga bulan mendatang hingga Desember 2019.

Pada hari pertama kick start, agenda bootcamp terdiri dari Team Pitch (10 September 2019) dimana para tim melakukan pitching tentang ide startup game mereka di hadapan para Mentor yang telah ditunjuk. Selain Arief dan Aditia, ada Fandry Indrayadi (Creative Director of Agate International) dan Wimindra (GameDesign Mentor of Indigo Game Startup Incubation).

Lalu, diskusi proposal Discussion pada 11-12 September mendatang yang mana tim selama dua hari menyiapkan proposal rencana kegiatan mereka selama proses inkubasi tiga bulan mendatang. Terakhir, tim akan melakukan pitching/lelang terkait proposal rencana kegiatan mereka yang telah dirancang sebelumnya. (***)

sumber : galamedianews.com

Editor :