Kamis | 24 Oktober 2019 |
×

Pencarian

RAGAM

Perlu Diketahui, Inilah Penyebab Kenapa Keringat Rasanya Asin

Senin | 16 September 2019 | 23:09

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebagian orang yang pernah mengecap keringat, pasti akan mengatakan rasanya asin. Tapi, tahukah Anda kenapa rasa keringat asin?

Untuk diketahui, keringat merupakan cara tubuh untuk menormalkan suhu tubuh.

Saat kita banyak beraktivitas dan bergerak, seperti melakukan olahraga, suhu tubuh akan naik. Untuk menstabilkan suhu tubuh yang naik kembali normal, kelenjar keringat akan melepaskan keringat sehingga panas menguap melalui kulit.

Proses ini disebut dengan regulasi temperatur (thermoregulation).

Sebagian besar keringat diproduksi oleh kelenjar ekrin. Sisanya, yaitu di sekitar ketiak dan sekitar alat kelamin diproduksi oleh kelenjar apokrin. Keringat dari kelenjar ekrin mengandung garam. Inilah sebabnya kenapa keringat akan terasa asin.

Inilah satu per satu kandungan keringat yang dihasilkan oleh kelenjar ekrin:

Protein
Protein yang dikeluarkan bersama keringat ini membantu meningkatkan pertahanan sistem kekebalan tubuh dan memperkuat kulit.

Urea (CH4N2O)
Zat limbah ini diproduksi oleh hati ketika memproses protein tertentu. Urea dikeluarkan melalui keringat untuk mencegah terjadinya penumpukan.

Amonia (NH3)
Zat buangan yang diproduksi ginjal ketika menyaring nitrogen dalam urea dari hati.

Natrium (Na+)
Zat ini dikeluarkan bersama keringat agar kadar natrium dalam tubuh tetap seimbang. Natrium inilah yang disebut sebagai garam. Kandungannya cukup banyak dalam keringat, itulah kenapa keringat rasanya asin.

Sementara itu, keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin cenderung mengandung lemak. Ketika lemak dipecah oleh bakteri, akan ada zat buangan yang berbau. Keringat inilah menyebabkan bau badan pada seseorang.

Faktor lain yang bikin keringat terasa asin

Ternyata tingkat keasinan keringat itu berbeda-beda pada setiap orang. Hal ini bergantung dengan seberapa banyak kadar garam yang perlu dibuang oleh tubuh.

Kadar garam dalam tubuh dipengaruhi oleh pilihan makanan. Semakin asin makanan yang dikonsumsi, kadar garam akan semakin tinggi.

Tubuh pun akan mengeluarkan garam yang berlebihan tersebut bersama keringat agar kadarnya dalam tubuh tetap stabil.

Jadi, konsumsi makanan tinggi garam juga jadi penyebab kenapa keringat terasa asin.

Menurut Harvard School of Public Health, hampir semua makanan yang tidak diolah seperti buah, sayur, kacang-kacangan, dan daging mengandung rendah garam.

Sebagian besar, makanan yang tinggi garam ada pada makanan olahan atau kemasan. Contohnya, pizza, camilan gurih, daging asap, atau masakan rumah yang banyak ditambahkan garam. (***)

sumber: inilah.com

Editor :