Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

KRIMINALITAS

Polisi Medan Akan Selidiki Meninggalnya Aktivis HAM

Selasa | 08 Oktober 2019 | 14:34

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan masih terus melakukan penyelidikan terkait dengan kematian Golfrid Siregar, seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan juga advokat Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi). Pjs Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto, mengatakan sudah ada beberapa orang saksi yang diperiksa untuk dimintai keterangannya.

“Ada satpam dan istri korban yang sudah kita mintai keterangan. Insya Allah hari ini ada bertambah saksi yang akan diperiksa,” katanya, Selasa 8 Oktober 2019.

Sebelumnya, jenazah korban sudah melakukan autopsi pada Senin 7 Oktober 2019 malam di RS Bhayangkara Medan. Usai autopsi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kecamatan Tiga Dolok untuk proses pemakaman.

Diberitakan sebelumnya, Golfrid Siregar menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Ahad. Sebelumnya, ia sempat dikabarkan hilang sejak Rabu 2 Oktober 2019.

Awalnya, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di fly over Simpang Pos Jalan Jamin Ginting Padang Bulan, pada Kamis 3 Oktober 2019 sekitar pukul 01.00 dini hari.

Ia ditemukan oleh tukang becak yang kebetulan melintas di sana. Oleh tukang becak tersebut kemudian korban dibawa ke RS Mitra Sejati lalu diarahkan untuk ditangani ke RSUP Haji Adam Malik.

Keterangan dari pihak Kepolisian menyatakan, bahwa Golfrid menjadi korban kecelakaan tabrakan lalu lintas. Namun Walhi Sumut menilai banyak kejanggalan dari peristiwa yang menimpa almarhum Golfrid. (***)

sumber : republika.co.id

Editor :