Selasa | 22 Oktober 2019 |
×

Pencarian

KURS

Rupiah Melemah ke Level Rp 14.175 per USD

Selasa | 08 Oktober 2019 | 10:48

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nilai tukar (kurs) Rupiah dibuka melemah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) di perdagangan hari ini, Selasa 8 Oktober 2019 Mengutip Bloomberg, Rupiah dibuka melemah di level Rp 14.175 dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.162.

Kemudian usai pembukaan, Rupiah kembali menguat. Hingga siang ini Rupiah berada pada level 14.158,5.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Rupiah dipatok di angka Rp 14.170 per USD. Melemah jika dibandingkan dengan patokan pada tanggal 7 Oktober 2019 yang ada di angka 14.156 per USD.

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan kondisi Rupiah yang stabil karena inflow atau aliran masuk ke Indonesia terus bertambah.

BI mencatat aliran modal asing masuk ke Indonesia ( capital inflow) dari awal tahun hingga 3 Oktober 2019 sebesar Rp 192,6 triliun. Inflow tersebut masuk melalui berbagai instrumen.

“Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 137,9 triliun dan saham sebesar Rp 52,4 triliun,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo saat ditemui di Masjid Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat, 4 Oktober 2019.

Sementara sisanya masuk dari berbagai instrumen lain seperti obligasi korporasi dan SBI.

Dia menegaskan lancarnya aliran modal asing yang masuk ke Indonesia menandakan bahwa perekonomian nasional dipandang memiliki prospek yang baik dan investasi imbal hasil yang menarik oleh investor.

“Ini menggambarkan secara keseluruhan bahwa aliran masuk modal asing ke SBN tuh masih terus berlanjut membuktikan bahwa imbal hasil tetap menarik dan juga prospek ekonomi yang menarik,” ujarnya.

Berdasarkan data BI, pada September 2019, Rupiah mencatat apresiasi 0,9 persen secara point to point (ptp) dan 1,0 persen secara rerata dibandingkan dengan level Agustus 2019. Dengan perkembangan tersebut Rupiah sejak awal tahun sampai dengan 18 September 2019 tercatat menguat 2,3 persen (ytd). (***)

sumber: merdeka.com

Editor :