Rabu | 13 November 2019 |
×

Pencarian

RAGAM

Bantuan 1 Ton Beras untuk Santri dari ACT Tasikmalaya

Sabtu | 02 November 2019 | 23:28

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tasikmalaya – Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Tasikmalaya menyalurkan 1 ton beras ke tiga pesantren. Penyaluran itu merupakan bagian dari program Beras untuk Santri Indonesia (Berisi) di Tasikmalaya.

Staf program ACT Tasikmalaya, Fauzi Ridwan mengatakan, sasaran program itu adalah pesantren-pesantren yang belum berdaya dan masih memiliki keterbatasan infrastruktur maupun kebutuhan pangan. Beras sebanyak 1 ton itu disalurkan ke tiga pesantren di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu Pesantren Al-Fathonah Leuwisari, Nurul Iman, dan Al Basyariyyah. Masing-masing pesantren mendapatkan sekitar 3 kwintal.

Alhamdulillah kita telah salurkan,” kata dia dalam keterangan resmi, Sabtu 2 November 2019.

Ia menambahkan, kegiatan Berisi ini akan menjadi kegiatan rutin ACT Tasikmalaya untuk kebutuhan para santri, terutama pesantren-pesantren yang sangat masih membutuhkan bantuan. Dengan begitu, kebutuhan para santri-santri dapat terbantu.

Sementara itu Kepala cabang ACT Tasikmalaya, Taufik Perdana mengatakan, sampai saat ini masih banyak pesantren yang belum berdaya. Melalui program ini, ia berharap dapat memenuhi kebutuhan pangan para santri.

“Program Berisi ini semoga menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk mengambil peran baik dalam permasalahan ini. Mengingat masih banyak pesantren-pesantren yang belum berdaya sehingga butuh bantuan khususnya dalam pemenuhan pangan, dan kitapun tau bahwa santri adalah calon-calon ulama sebagai pewaris ilmu para nabi” lanjutnya.

Pimpinan Pesantren Al Basyariyyah, Akik Nasruddin menilai, program Berisi sangat membantu para santri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Selama ini, lanjut dia, para santri di pesantrennya mendapatkan pendidikan secara gratis.

“Kebanyakan santri disini adalah yatim, dhuafa dan berasal dari keluarga kurang mampu. Dengan adanya program ini, kami sangat merasa terbantu sekali terutama dalam pemenuhan kebutuhan beras,” kata dia.

Ia berharap akan semakin banyak pihak yang membantu untuk pesantrennya, khususnya untuk pembangunan lebih lanjut, sehingga anak-anak dapat belajar dan tinggal dengan nyaman. Ia mengatakan, kebutuhan kelas, asrama, dan kebutuhan pangan, di pesantrennya saat ini masih kurang. Namun antusias warga untuk memasukkan anaknya ke pesantren semakin tinggi.

Pihaknya juga mengucapkan termakasih yang sebesar-besarnya kepada ACT dan para dermawan sudah peduli dan perhatian terhadap para santri. “Semoga Allah selalu membalasnya dengan balasan terbaik dan menjadi amalan yang dapat diterima di sisi-NYa,” kata dia. (***)

sumber : republika.co.id

Editor :