BAKTI TNI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Menyusul ada informasi bahwa ada anak di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo (desa sasaran TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora), yang lihai bermain kendang, jika kelak besar nanti ingin jadi anggota TNI, Satgas TMMD ini, Koptu Solihin, menyempatkan untuk beranjangsana ke rumahnya.

Rudi (9), anak yang tingal di Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero tesebut, kepada Koptu Solihin menanyakan bagaimana caranya untuk menjadi anggota TNI. ”Bagaimana caranya si Pak untuk bisa menjadi anggota TNI,” tanya Rudi.

Dengan panjang lebar, Koptu Soloihin yang dulunya dari Kesatuan Kostrad itu menjelaskan, bahwa untuk menjadi Tentara itu syarat utamanya adalah harus patuh dan taat kepada kedua orang tua, rajin belajar, tidak boleh nakal ikut-ikutan teman yang ngajak rusak seperti tindik telinga, tatoan, narkoba, mabuk mabukan. ”Termasuk terus rajin olah raga dan rajin beribadah,” beber Koptu Solihin memberi pencerahan. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Demi TMMD, Nenek Ini Rela Momong Cucu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ini pekerjaan tambahan yang harus dilakoni Mbah Soyo (60), warga Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero, sejak ada helatan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di desanya. Yakni setiap harinya momong cucu, Alvira (5) lantaran ditinggal ayahnya ikut kerja bhakti bersama TNI di lokasi pekerjaan fisik TMMD.

”Tidak apa-apa, toh semua itu demi TMMD yang ada di desanya dimana banyak pak Tentara yang melakukan banyak pembangunan di Desa Jurangjero. Dan lagi ada hikmah tersendiri memang, saya setiap harinya bisa lebih dekat dengan cucu. Ayahnya ikut kerja bhkati, sementara ibunya ikut membantu memasak untuk makan para anggota Satgas,” ujar Mbah Soyo.

Mbah Soyo yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan mempunyai ternak sapi tersebut sangat senang dengan adanya TMMD di desanya. Bahkan dia sangat bersyukur karena jalannya dibangun menjadi lebar dan bagus.

”Kulo remen sanget pak, radosan dados sae menawi wektunipun panen gandung kaleh menawi pados pakan ternak gampang (saya senang sekali pak, jalannya menjadi bagus kalau saat panen jagung tiba dan mengambil rumput untuk pakan ternak jadi mudah-Red),” ungkap Mbah Soyo. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Akhir-akhir ini seolah kecanduan, warga Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, selalu mencari Serda Ragil, salah seorang anggota Satgas yang juga “Tentara wartawan”. Mereka, warga ingin menyaksikan vidio yang berisi berita TV tentang kegiatan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di desanya.

Ngatmi (48), salah seorang warga Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero, mengaku senang atas apa yang telah di lakukan oleh satgas TMMD di desanya baik pembangunan jalan makadam impian warga setempat. Apalagi ada peliputan Televisi tentang kegiatan dirinya bersama Alfino anaknya, ”wah berarti TMMD di desa kami disaksaikan orang seluruh Indonesia ya,Pak,” ungkap Ngatmi girang.

Bagi Serda Rabil, yang ditugaskan di garda pertama untuk “merekam”semua kegiatan TMMD di Desa Jruangjero itu, baik dengan gambar mati maupun vidio, mengaku senang, jika disela-sela kegiatannya bisa membagi pengalaman kepada anak-anak di Desa Jurangjero. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Berjalan hampir sebulan penuh, sudah tidak asing lagi jika lokasi TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, yakni di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, sering turun hujan. Jika tuurn hujan, dipastikan pekerjaan fisik yang di alam terbuka, seperti di pekerjaan pembangunan jalan akan terhenti.

”Jika pas hujan, kami-kami yang bekerja di pembangunan jalan, harus lari tunggang langgang untuk menyelamatkan diri. Berteduh di bawah pohon, itupun juga beresiko tinggi, menyusul di saat hujan biasanya dibareng dengan sambaran petis,” ujar Serda Sarwono, salah seorang anggota Satgas.

Menurut Koordinator lapangan TMMD, Pelda Suharyanto, saat hujan Satgas dan warga harus berteduh, praktis pekerjaan terhenti. Setelah hujan, pekerjaan akan menjadi berat karena harus bergelut dengan lumpur dan licinnya jalan. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Bagi wartawan yang melakukan peliputan di lokasi TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, praktis juga harus bertarung dengan medan sulit. Seperti yang dialami oleh wartawan TVRI, Supriyanto (41).

Tiap hari Supriyanto harus bertarung dengan medan yang terbilang cukup “sulit” untuk meliput banyak kegiatan yang terjadi di pelaksanaan TMMD Kodim Blora itu. Belum lagi, lokasi TMMd yang jauh dari perkotaan, dimana jarak tempuhnya dari Makodim Blora sekitar 29 Km.

Tidak hanya jauh, melainkan, untuk mencapai Desa Jruangjero, harus melewati jalan yang terjal dan curam, dengan jalan berkelok dan dalam kondisi rusak parah. ”Berat memang, tetapi bagaimana lagi ini tugas dan konsekuensinya menjadi wartawan untuk meliput kegiatan TMMD Reguler yang lokasi desa sasaran medannya sulit,” terangnya,

Menurutnya, karena medan yang cukup jauh itu, tidak jarang dia harus menginap di desa sasaran TMMD. Hal itu dilakoninya supaya pengambilan gambar tidak sampai ketiggalan di setiap momennya. Selain itu, dengan berada di desa sasaran TMMD kadangkala banyak muncul inspirasi untuk membuat berita. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Sebuah Truck tua keluaran tahun 1989, boleh dibilang mempunyai andil besar di pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, dengan desa sasaran Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Betapa tidak, dibawah kendali Suwardi (52), asal Jepon truk tersebut setiap harinya menggelontorkan berbagai macam material yang dibutuhkan untuk proyek fisik TMMD.

Yang perlu diacungi jempol adalah, disaat sejumlah truk tidak berani “menginjak” bumi Jurrangjero, Tru yang dipiloti Suwardi itu dengan begitu beraninya sampai ke Desa Jurangjero dengan muatan materialnya. ”Jujur satu truk itu yang kadangkala menetuup kebutuhan material disaat cuaca di lokasi TMMD tidak bersahabat, yakni hujan,” papar Koordinator lapangan, Peltu Suharyanto.

”Saya sudah puluhan tahun Pak jadi sopir, sehingga jadinya sudah terbiasa dengan medan yang ekstrim seperti lokasi TMMD di Desa Jurangjero ini. Walaupun truk saya ini sudah tua tapi tenaganya kuda karena pemeliharaan tetap saya lakukan dengan rutin,” ujar Suwardi.

Bagi awam mungkin tidak percaya, jika truk milik Suwardi yang tampaknya sudah kropos secara kasat mata, tteapi mesinnya waras. Menurut pemiliknya, body truk boleh tua, tetapi mesinnya bisa dibilang mesin truk keluaran terbaru. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ini kesan yang disampaikan salah satu Satgas TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, Prada Saul Ayomi, yang asli Manokwari,Papua Barat. Dia sehari-harinya merupakan anggota Batalyon Infanteri 410/Alugoro.

Putra Asli Papua yang masuk TNI tahun 2017 dari Kodam XVIII/Kasuwari, dan mendapatkan tugas pertamanya sebagai anggota 410/Alugoro, Kodam IV/Diponegoro, dan saat ini ditugaskan bergabung dengan Satgas TMMD Kodim Blora.

Di sela waktu istirahatnya, Prada Saul Ayomi mengemukakan, bahwa menjadi bagian dari Satgas TMMD merupakan pengalaman tugas pertamanya sejak jadi anggota TNI. Dengan senang hati dia melaksanakan tugas tersebut, dimana bisa berbaur dengan warga Desa Jurangjero, desa sasaran TMMD.

Prada Ayomi juga sempat mempekenalkan bahasa daerahnya kepada sesama Satgas maupun warga.

”Yama iwe senan joto nanaripi TMMD warga Desa Jurangjero (saya dengan senang hati bisa ikut kegiataan TMMD dengan warga Desa Jurangjero -Red),” ujarnya dengan dialeg bahasa daerahnya.

Dia menyatakan, banyak hal atau pengalaman yang didapat Ayomi selama menjadi Satgas TMMD Reguler Kodim Blora. Diantaranya, saat berada di Desa Jurangjero selain bisa berbaur dengan warga, baginya yang paling berkesan yakni punya banyak teman dan bertambah saudara. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Jelang Usai, Tugu Prasasti TMMD Mulai DiBangun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Tanda-tanda tahap akhir pelaksanaan TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo sudah mulai terlihat. Salah satunya, tampak beberapa anggota Satgas membangun Tugu Prasasti di desa setempat, sebagai bentuk symbol peristiwa bersejarah dari gelaran TMMD.

”Merupakan tradisi, di setiap TMMD, baik sengkuyung maupun reguler, dipastikan akan membuat bangunan tugu prasasti sebagai tanda bukti di desa sasaran pernah ada helatan TMMD yang melibatkan TNI dan rakyat,” tandas Bati Bhakti TNI Kodim Blora, Peltu Suharyanto.

Dijelaskan, untuk tugu yang dibangun di Desa Jurangjero berukuran 1 Meter x 1,5 Meter.nantinya setelah jadi akan ditempel Prasasti yang terbuat dari batu marmer. ”Untuk kegiatan fisik sudah hampir rampung dan saat ini kita mulai bangun tugu sebagai symbol sejarah bahwa di Desa Jurangjero ini pernah dilaksanakan kegiatan TMMD Reguler ke – 104 Kodim 0721/Blora. Semua itu sebagai kenangan sejarah,” beber Peltu Suharyanto. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Tidak hanya pedagang kopi dadakan, pedagang sayur keliling yang meraub rejeki selama ada pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Pencari barang bekas, Karyono, asal Desa Gersi, Kecamatan Jepon, juga merasakan “tetesan” dari gelaran TMMD yang akan segera berakhir itu.

Dia mengaku, sejak ada pelaksanaan TMMD di Jurangjero, setiap harinya dirinya sellau datang ke desa itu untuk mengumpulkan barang-barang bekas, seperti sak semen, ember-ember pecah, botol-botol mineral dan sejumlah barang lainnya.

Kepada Tim Pendim Blora, Serda Mindar, Karyono mengaku setiap harinya bisa membawa uang Rp.45.000 dari menjual barang- barang yang tidak terpakai di lokasi TMMD. ”Lumayan, meski saya tinggal di Desa Gersi, yang jauh dari Desa Jurangjero ikut menikmati hasil dari gelaran TMMD di desa itu,” tutur Karyono. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Ini Rutinitas Sehari-hari Satgas TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Hak-hal ini rutinitas prajurit Satgas yang tinggal di rumah-rumah warga Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora. Bangun pagi, sambil berbenah diri ke lapangan, mereka membantu pekerjaan rumah warga yang ditinggalinya. Mulai menyapu halaman dan dalam rumah.

Usai sarapan pagi, berangkat ke lokasi pekerjaan TMMD, diang hari pulang makan bersama keluarga warga yang ditumpanginya. Malam hari kumpul dengan keluarga besar, dan jika memungkinkan sebagian beranjangsana ke rumah-rumah warga.

Ngatemi (56), warga RT 01/RW 4, Dukuh Goloyo Desa Jurangjero, salah satu warga yang ditempati sejumlah prajurit TMMD mengatakan, selama ada TMMD dirinya menyediakan makan untuk para prajurit yang tinggal di ruamhanya, juga keluarganya. ”Dalam sehari kami memasak tiga kali, alhamdulilah . selama ada TNI yang tinggal disini, bagi yang sedang tidak di lapangan mau membantu kami memasak. Tentu kami merasa senang,” ujar Ngatemi. .

Sekedar diketahui, selama pelaksanaan TMMD, tidak semua prajurit bertugas di lapangan. Untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, ada anggota yang ditugaskan di dapur membantu memasak.
”Salut untuk para Tentara, mereka mau membantu memasak. Walaupun lelaki, ternyata pandai juga memasak,” ungkap Ngatemi. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Dibawah Guyuran Gerimis Tentara

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Suasana tidak mengenakan di alami para Satgas TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora dan warga saat merehab sumah Suliat (65), warga Dukuh Kembang RT 01/RW04, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Yakni disaat sedang mengejar target untuk merampungkan perehaban rumah itu, hampir setiap hari di lokasi TMMD sering diguyur hujan.

Menurut Koordinator lapangan TMMD, Peltu Suharyanto, membenarkan jika akhir-akhir ini menjelang upacara penutupan TMMD, cuaca di desa sasaran TMMD sedang tidak bersahabat. Hampir tiap hari selalu turun hujan. ”Terpaksa dengan cuaca sedang tidak bersahabat itu, Satgas dan warga terus “mengepung” perehaban rumah Suliat, mengingat TMMD akan segera berakhir,” jelasnya.

Praka Suyatno, yang diploting ikut merehab rumah Suliat mengatakan, dirinya terus memotivasi para Satgas dan warga untuk terus bekerja merampungkan perehaban rumah Suliat, meski dibawah guyuran hujan gerimis. ”Alhamdulilan mereka juga menyadari dan tetap bersemangat bekerja meski dibawah guyuran hujan gerimis. Semua itu dilakukan mengingat semua sasaran fisik harus selesai sebelum upacara penutupan TMMD,” jelas Praka Suyatno. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Tidak mengenal kata menyerah, sebelum semua pekerjaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Dsa Jurangjero selesai semuanya. Di sasaran fisik perehaban RTLH milik sejumlah warga desa sasaran, Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo misalnya, di sisa-sisa waktu yang ada TNI terus mengelontorkan batu bata herbel untuk mengejar perehaban RTLH.

Menurut Koordinator lapangan TMMD, Peltu Suharyanto, masih ada beberapa RTLH yang diupayakan penyelesaiannya menjelang detik-detik habisnya pelaksanaan TMMD. ”Kebutuhan pokok untuk membuat dinding RTLH yang direhab adalah batu bata herbel, untuk itu material tersebut terus digelontorkan,” jelasnya.

Terpisah, Babinsa Jurangjero, Serda Suwarno mengatakan, hambatan yang ada di perehaban RTLH di desa sasaran TMMD adalah, lokasi rumah yang berada di ujung gang, dimana mengakibatkan material tidak bisa sampai ke titik pekerjaan. ”Lagi-lagi, tidak hanya di pembangunan jalan makadam, di perehaban RTLH Satgas dan warga harus melangsir material secara manual,” jelasnya. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Para Satgas TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora yang masih bersemangat merampungkan pembangunan jalan makadam, menyatakan optimis bahwa jalan sepanjang 1.360 Meter dengan dan lebar 2,5 Meter akan rampung sebelum upacara penutupan TMMD.

”Kami masih tetap konsisten merampungan pembangunan jalan ini dengan beberapa kendala yang ada. Hanya saja bermodal dengan kekompakan dan semangat, sehingga optimis jalan makadam akan rampung sbeelum upacara penutupan,” tutur Serda Suwarno, anggota Satgas yang juga Babinsa Jurangjero.

Sebagaimana diketahui, salah satu sasaran fisik utama TMMD Reguler yang perlu perhatian khusus menjelang berakhirnya TMMD adalah pembangunan jalan makadam. Di sasaran fisik jalan yang menghubungkan Desa Jurangjero dengan Desa Nglengkir Kecamatan Bogorejo itu, masih menyisakan pekerjaan dengan volume yang cukup lumayan.

Dijelaskan Serda Suwarno, seperti di awal, saat pembangunan jalan akan berakhir, sejumlah hambatan tetap menghadang. Salah satunya adalah material tidak bisa sampai ke titik pekerjaan, sehingga Satgas dan warga harus melangsir secara manual. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Pasiter Kodim 0721/Blora, Kapten Inf. Puryanto menandaskan, berkat kekompakan antara TNI satgas dan warga desa sasaran, semua sasaran fisik TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora bisa rampung sesuai target yang ditentukan. ”Terimakasih prajurit dan warga, berkat kerja yang kompak semua sasaran fisik yang sudah ditentukan bisa rampung,” tandasnya.

Dijelaskan, di H-3 penutupan TMMD, dapat dikatakan semua pekerjaan fisik sudah rampung. Kalaupun ada yang tersisa, sifatnya hanya perbaikan-perbaikan. ”Kalau tidak mengingat semua pekerajan fisik harus dalam kondisi sempurna, mungkin perkerjaan sudah seratus persen. Demi karya terbaik jajaran Kodim Blora di TMMD, semua hasil pekerjaan harus sempurna saat diserahkan ke emerintah bersamaan dengan upacara penutupan TMMD nantinya,” tambah Pasiter Puryanto.

Sertu Amir, salah satu anggota Satgas TMMD dari Koramil 02/Jepon, mengakui bahwa selama pelaksanaan TMMD semangat kebersamaan dan kekompakan antara anggota Satgas TMMD dan warga benar-benar nyata adanya. ”Semangat kebersamaan itu tetap terjaga hingga menjelang penutupan,” paparnya. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Di H-3 penutupan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, sejumlah Satgas rmapungkan pembangunan jalan makada di titik 1.360 Meter. Jika titik itu rampung, sasaran fisik utama TMMD tersebut akan selesai seratus persen.

Menurut Babinsa Jurangjero, Serda Suwarno, tiga hari menjelang penutupan TMMD, di titik akhir pengerjaan jalan makadam itu, para Satgas dan warga Dukuh Ketringan meratakan sisa jalan dengan menggunakan material batu.

Dikemukakan, tujuan pengerjaan jalan tersebut untuk memaksimalkan bagian badan jalan yang masih belum terisi oleh material batu. Terpisah, Kadus Ketringan, Suyatin (53), mengungkapkan, bahwa warga Dukuh Ketringan sangat bersyukur dengan adanya TMMD Reguler ke-104, yang membangun jalan makadam dari Desa Jurangjero tembus ke Dukuh Nglengkir. ”Kami seluruh warga Ketringan tentu akan merawat jalan yang merupakan karya jajaran TNI Kodim Blora ini,” paparnya. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

2 Buah Arco Dipacu Untuk Kejar Pekerjaan TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Mengingat waktu pelaksanaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora tinggal sedikit hari lagi, sementara masih banyak pekerjaan yang belum rampung, Satgas TMMD mendatangkan dua buah Arco (kereta dorong mini -Red), untuk “mengejar” pekerjaan yang masih tersisa.

”Begitu datang, dua alat bantu penunjang pekerjaan Fisik itu langsung terus di pacu secara bersama – sama. Baik untuk mengangkut batu maupun adukan semen. Selama ini Arco memang memegang peranan penting di lokasi TMMD, karena bisa mempercepat pekerjaan,” jelas Koordinator lapangan, Peltu Suharyanto. Dikatakan, dengan kereta dorong itu semua pekerjaan berat bisa teratasi. .

Sementara itu, Pratu Mesak, anggota satgas TMMD yang dari Yonif 410/Alugoro, meski alat bantu tersebut kelihatannya sederhana, namun demikian sulit juga untuk menggunakannya. ”Jika tidak “priggel” penggunanya terkadang bisa terguling kalau muatannya berlebihan. Namun demikian berkat semangat para anggota Satgas yang tergabung dalam Satgas TMMD semuanya bisa teratasi,” jelas Pratu Masak. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Sebuah talud yang lokasinya di medan ekstrim terus dikebut penyelesaiannya. Direncanakan jika memang nanti waktunya tidak sampai, terpaksa pekerjaan tersebut akan dilembur. ”Kalau memang waktunya tidak sampai kita harus lembur,” tandas Koordinator lapangan, Peltu Suharyanto.

Sebagaimana diketahui, di TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, salah satu sasaran fisiknya adalah pembangunan talud yang terletak di kanan kiri jalan makadam. Menurut Peltu Suharyanto, total talud yang dibangun ada empat titik, dimana satu titik diantaranya terletak di medan ekstrim, sehingga perlu penanganan istimewa.

Kondisi talud penahan tersebut sepanjang 76 Meter dengan tinggi 3 Meter, dimana pengerjaanya harus dengan penuh kehati – hatian, mengingat tingginya talud dibawah badan jalan, sehingga jika sewaktu – waktu terjadi longsor bisa mengkhawatirkan keselamatan pekerja yang ada di bawah. ”Terutama jika sehabis hujan, Satgas dan warga yang bekerja di lokasi itu harus ekstra hati-hati,” beber Peltu Suharyanto.

Terpisah, salah satu Danton Satgs TMMD, Letda Inf. Suharno mengemukakan, meski waktu TMMD tinggal sedikit hari lagi, masih ada waktu bagi Satgas dan warga untuk menyelesaikan pekerjaan talud itu. ”Saya sependapat, jika memang dipandang perlu nantinya akan diberlakukan lembur,” ungkap Suharno. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Upacara penutupan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora akan diupayakan lebih meriah dibanding saar pembukaan. Sebagai persiapan awal, petugas khusus telah disiapkan untuk melakukan pemasangan umbul-umbul di sepanjang jalan menuju lapangan Desa Nglengkir (lokasi upacara penutupana TMMD -Red)

Pemasangan umbul-umbul tersebut melibatkan 5 orang dari Koramil 021/Jepon dengan dibantu sejumlah warga. Diarahkan langsung oleh Danramil Jepon, Kapten Inf. Sukemi dengan didampingi Dan Pos Bogorejo, Peltu Rudi P, umbul-umbul berlogo Kodim Blora dan diselingi dengan umbul-umbul merah putih.

”Kami arahkan pemasangan umbul-umbul itu dengan jarak 25 Meter sehingga terkesan tidak terlalu rapat dan tidak terlalu renggang. Butuh tenaga prajurit banyak memang, karena tidak hanya asal tanam melainkan perlu dilakukan penggalian agak dalam supaya umbul-umbul kokoh. H -1 sebelum upacara penutupan, umbul-umbul harus selesai dipasang semua,” tandas Kapten Inf. Sukemi. (pendim 0721/Blor)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Yang namanya anak, meski dilarangpun tetap saja nekad. Seperti yang dilakkan anak-anak SDN 2 Jurangjeo, sepulang dari sekolah nekad “keroyok” rumah Suliyat di Dukuh Kembang, Desa Jurangjero, yang sedang direhab Tentara bersama warga. kenekadan murid-murid itu dikarenakan hanya ingin dekat dengan para Tentara yang sedang merehab rumah Suliyat.

Lagi-lagi yang namanya anak, saat mendatangi rumah Suliyat, meski dilarang untuk tidak ikut bekerja, beberapa diantara mereka tetap nekad membantu pekerjaan, meski yang ringan-ringan. Sekedar diketahui, rumah Suliyat yang direhab berkenaan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, lokasinya berdekatan dengan SDN 2 Jurangjero.

Terpisah, Serda Basuki, anggota Satgas yang ikut merehab rumah Suliyat mengaku senang begitu kompaknya warga Dukuh Kembang, Desa Jurngjero, bergotong royong membantu semua pekerjaan TNI yang sedang melaksanakan TMMD. ”Memang warga Dukuh Kembang kompak melakukan gotong royong dengan TNI merehab rumah Suliyat, bahkan sampai anak SD juga ikut membantu, itu suatu bukti bahwa sifat gotong royong warga tidak luntur,” papar Serda Basuki. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Kejar Target, Satgas Dipersiapkan Lembur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Kejar target untuk memenuhi tuntutan semua pekerjaan fisik harus selesai sebelum TMMD reguler ke -104, Kodim 0721/Blora ditutup, sejumlah Satgas TMMD, terutama yang berasal dari Koramil 02/Jepon, dipersiapkan lembur. ”Kalau memang dibutuhkan Satgas harus lembur karena semua pekerjaan fisik harus rampung sebelum TMMD ditutup,” tandas Danramil 02/Jepon, Kapten Inf. Sukemi.

Kapten Sukemi menjelaskan, sementara sebagian Satgas mengejar target perampungan sasaran fisik, sebagian satgas lainnya melakukan sejumlah persiapan untuk gelaran upapcara penutupan TMMD yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 27 Maret mendatang.

Terkait upacara penutupan TMMD, menurut Danramil Sukemi, para istri prajurit juga tidak mau ketinggalan. Mereka akan ikut memeriahkan dengan menampilkan Senam Gemu Famire (senam maumere) massal saat upacara penutupan yang rencananya akan dihelat di lapangan Desa Nglengkir. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Diharapkan Muncul Usaha Rumahan Seusai TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ketua Persit KCK Cabang XLII Kodim Ny.Yeni Ali Mahmudi berharap seusai pelaksanaan TMMD, di Desa Jurangjero muncul usaha rumahan, baik di bidang makanan atau jasa. Harapan itu dikemukakan disela-sela Persit dan Bhayangkari menggelar sejumlah penyuluhan di desa itu dalam rangka mendukung kegiatan nonfisik TMMD reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di desa Jurangjero.

Sejumlah materi penyuluhan ketrampilan diberikan kepad ibu-ibu PKK Desa Jurangjero, mulai pelatihan memotong rambut, pelatihan dan demo memasak. Warga setempat tampak antusias mengikuti sejumlah pelatihan itu, terutama saat pelatihan memotong rambut, banyak warga yang antri untuk dijadikan model.

Dikemukakan Ny. Yeni Ali Mahmudi, melalui pelatihan yang diberikan oleh Persit, Bhayangkari dan PKK, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan para ibu-ibu di desa Jurangjero dalam berwirausaha.

“Kami mengharapkan anggota PKK dan warga dapat memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Syukur nantinya bisa memperoleh tambahan penghasilan dengan ketrampilan yang dimiliki. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Jelang Usai, Warga dan TNI Semakin Akrab

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Tidak terasa pelaksanaan TMMD Reguler ke-014 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, kecamatan Bogorejo akan segera usai. Menjelang perpisahan, tampak antara TNI anggota Satgas dan warga semakin akrab. Disetiap ada waktu jeda, mereka ngobrol banyak hal.

Seperti yang dilakukan Serda Suradi, disaat istrirahat kumpul dengan warga desa setempat untuk “ngrembuk” banyak hal. Mulai pembahasan hal-hal yang ringan, hingga akhirnya sampai membahas TMMD yang hampir selesai.

Adalah Yatman (45), yang sering ngobrol dengan para Satgas TMMD, mengaku kagum dengan semangat Tentara Satgas TMMD yang tanpa mengenal lelah membangun desanya. Menyusul banyak manfaat yang dirasakan Yatman, dia mengusulkan agar waktu pelaksanaannya diperpanjang.

Atas pertanyaan itu, Serda Suradi memberi pencerahan, bahwa TMMD yang merupakan perwujudan jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang berjuang demi rakyat, waktunya sudah ditentukan, yakni satu bulan. Sehingga tidak ada aturan yang membolehkan TMMD diperpanjang. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Menyusul didatangi sejumlah murid-murid SD dan guru, Satgas TMMD yang sedang piket di Komando Taktis (Poskotis), Serda Sismanto panjang lebar menjelaskan seputara pelaksanan TMMD kepada mereka. Menjawa pertanyaan seorang murid, Wahyu (11), tentang apa sih TMMD, secara rinci pertanyaan itu dijawab

Dijelaskan Sismanto, TMMD adalah salah satu wujud operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya. Kegiatan itu yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan. Khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.

Mendapat jawaban yang begitu rinci, murid-murid SD mengaku senang dan puas. Kemudian satu persatu mereka bersalaman dan berpamitan sambil mengingatkan, kelak kalau TMMD, para TNI jangan melupakan Desa Jurangjero. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Sekitar empat hari pelaksanan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora akan selesai dan nantinya akan ditandai dengan upacara penutupan, sementara sebagian besar Satgas masih menyelesasikan pekerjaan fisik yang tersisa, sebagian lainnya tengah melakukan berbagai pesiapan terkait upacara penutupan TMMD tersebut.

Mulai dari pemasangan umbul di sepanjang jalan utama Desa Jruangjero, pembersihan lapangan, dan sejumlah persiapan lainnya.

Tak mau keteteran dalam persiapan yang akan berpengaruh terhadap suskesnya upacara penutupan, Danramil 02/Jepon, Kapten Inf. Sukemi ikut turun langsung untuk memantau dan membantu anggotanya yang melakukan banyak hal..

“Sejak Pra hingga pelaksanaan, bahkan menjelang penutupan, saya selalu berada ditengah-tengah para Satgas dan warga. Tidak hanya memantau, melainkan juga membantu sebisa saya. Dengan cara itu saya bisa mengetahui setiap perkembangan yang ada di lapangan,” terang Danramil Jepon.

Terkait penyiapan lapangan yang akan digunakan upacara penutupan, menurut Kapten Sukemi, sengaja dipersiapkan sedini mungkin nantinya tidak ketheteran saat acara digelar. Tidak hanya penyiapan lapagan melainkan sejumlah acara tambahan juga sudah dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Demi untuk menjalin keakraban dengan murid-murid SD menjelang berakhirnya TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora, Serda Yulianto, ladeni tantangan murid-murid SDN 2 Jurangjero untuk bermain sepak bola.

Dia yang sehari-hari dinas di Koramil 03/Jepon, langsung membaur dengan anak anak murid SDN 2 Jurangjero yang sedang bermain bola di lapangan SD setempat. keruan saja, semangat anak-anak semakin menjadi manakala ada Tentara ikut bermain.

”Meladeni main bola anak-anak SD itu bukan hanya sekedar refreshing setelah berhari-hari kerja di loksi TMMD. Melainkan mempunyai fisi lain, yakni untuk lebih menjalin keakraban dengan anak anak terebut. Apalagi sebentara hari kagi pelaksanaan TMMD di Desa Jurangjero itu akan berakhir,” beber Serda Yulianto.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Barter ilmu antara warga dan TNI terjadi di lokasi TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora. Beberpa prajurit Satgas terkadang belajar soal ilmu pertanian dan beternak sapi, sebaliknya warga juga mendapat tulraan sejumlah ilmu dari Satgas.

Seperti yang dilakukan Serda Yulianto, penghobi serta peternak burung kicauan, memberikan sedikit ilmu beternak burung lovebird kepada warga desa yang kebetulan mempunyai hoby yang sama. Termsuk mengajari teknik agar burung Lovbird tersebut berkicau keras dan panjang.

Lasmono, warga yang mmepunyai hoby betenak burung Loverbird itu, tidak menyangka jika ternyata Tentara ada yang pintar dan ahli tentang burung kicaun. Dia mengaku mendapat banyak ilmu tentang cara merawat agar burung lovebird bisa suara keras, panjang serta tidak cepat birahi agar bisa diikutkan kontes. Cara beternak memilih burung yang bagus untuk dijadikan indukan, cara mengenali kelamin burung. ”Terima kasih pak Tentara, setelah ditulari ilmunya semoga saya berhasil dalam beternak Lovbird,” papar Lasmono. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ada wacana di upacara penutupan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero akan dihadiri Pangdam IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi dan sejulah tamu undangan lainnya. Diantarnya Bupati Blora, H. Djoko Nugroho, Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm. Mohc. Erwansjah, S.I,P, M.M.

Untuk mempersiapkan segalanya, Danramil 02/Jepon, Kapten Inf. Sukemi didampingi Danpos Bogorejo, Peltu Rudy terus melakukan koordinasi dengan Kepala desa Jurangjero, Juwartik dan sejumlah pihak lainnya untuk membahas kesiapan upacara penutupan TMMD tersebut

.

Danramil Sukemi mnyatakan, satu bulan lebih sejak Pra hinga pelaksanaan TMMD, Satgas TMMD bersama warga sudah bekerja merampungkan sasaran fisik dan non fisik dengan susah payah. kalaupun masih ada kekurangan barangkali bisa dimaklumi, mengingat pengerjaan sasaran fisik terkendala medan yang sulit juga cuaca yang sering turun hujan.

Sementara itu Kades Juwartik mengatakan, pihaknya dengan seluruh warga Desa jurangjero siap untuk menyelenggarakan kegiatan upacara penutupan TMMD, baik membanatu di penyiapan lapangan yang akan digunakan untuk upacara penutupan maupun menunjang sejumlah acara tambahan. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ini dia babag terakhir pembangunan jalan makadam sepanjang 1.360 yang dibangun TNI Kodim 0721/Blora melalui gelaran TMMD Reguler ke -104 di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Sebuah besi raksasa beroda, “Slender” terus menggilar centi demi centimeter tatanan batu di jalan tersebut.

Dengan telah memasukinya babak akhir tesebut, tidak lama lagi jalan yang sudah diidam-idamkan warga dua desa, Desa Jurangjero dan Desa Nglengkir akan sempurna. Sempurnanya jalan tersebut pertanda akan semain lancaranya mereka untuk beraktifitas sehari-hari.

”Bisa dilihat sendiri, gilasan roda Slender itu pertanda dalam satu dua hari ini pembangunan jalan makadam yang menghubungkan Desa Jurangjero ke Desa Nglengkir itu akan rampung. Dengan demikian saat upacara penutupan TMMD nanti jalan akan diserahkan ke pemerintahan desa dalam kondisi rampung seratus persen,” papar Bati Bhakti TNI Kodim Blora, Peltu Suharyanto.

Dijelaskan, meski pembangunan jalan sudah memasuki babak akhir, antusias warga untuk berada di lokasi masih tinggi. Mereka mendapingi proses pengerasn jalan, dan segera berindak manakala dibutuhkan untuk melakukan penimbunan pasir. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Minggu | 24 Maret 2019

Murid-Murid SD Semakin Tertarik dengan TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Murid-murid SDN 1 Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, semakin tertarik dengan kegiatan TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di desanya. Memanfaatkan sisa waktu TMMD yang akan segera berakhir, mereka sepulang sekolah selalu menyempatkan untuk mampir di Pos Kotis, bertemu dengan Tentara yang bertugs di tempat itu untuk menanyakan banyak hal seputar pelaksanaan TMMD.

”Awalnya kami hanya sekedar bermain, kenalan dengan Pak Tentara yang sedang membangun desa kami. Hanya saja rasa ingin tahu apa itu TMMD, dan tujuannya apa membuat kami-kami memberanikan diri untuk bertanya,” ungkap Rini, murid kelas 6 SDN 1 Jurangjero.

Koptu Solikin, anggota Satgas yang bertugas di Poskotis dengan penuh kesabaran menemani dan meladeni apa yang ditanyakan oleh murid-murid SD itu. ”Kita sambut baik kedatangan anak-anak SD Jurang jero. Mereka tampaknya tidak ingin sekedar mengenal lebih dekat dengan TNI, melinkan juga ingin tahu banyak tentang tujuan dari program TMMD, ” papar Koptu Solikin. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Proyek pengerjaan jalan makadam sepanjang 1.360 meter yang menghubungkan Desa Jurangjero dengan Dukuh Ketringan Desa Nglengkir melalui gelaran TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora, hampir rampung. Agar saat ditinjau para pejabat saat upacara penutupan nanti tampak asri, sejumlah Satgas dan warga rapikan

Sertu Ihwan, anggota satgas TMMD dari Koramil Jepon dengan dibantu warga tampak sibuk membabat ranting-ranting bambu di sepanjang jalan makadam. ”Jalan sudah baru dan sudah bisa dilalui kendaraan, ranting bambu yang sedikit mengganggu pemandangan juga mengganggu kendaraan yang lewat, kami dan warga berinisiatif untuk memangkasnya supaya terlihat rapi,” papar Sertu Ihwan.

Dia berharap ke depanya jalan makadam yang dibangunya dengan perjuangan yang sangat keras oleh anggota satgas dan pastinya juga warga, bisa bermanfaat secara maksimal bagi warga dua desa, bisa meningkatkan perekonomiannya. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Waktu TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora terus menipis, mengingat masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesikan, terutama pembangunan jalan makadam sepanjang 1.360 Meter, warga dengan penuh semangat gotong royong membantu TNI Satgas TMMD untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Bahkan demi sukses TMMD mereka rela untuk menunda panenan padi.

Pagi sekitar pukul 07.30 WIB, para warga gabungan dari sejumlah RW di Desa Jurangjero, berbondong-bondong menuju ke lokasi pembangunan jalan makadam. Dengan alat tradisional yang mereka punyai, warga benar-benar menaruh asa di pembangunan jalan makadam yang akan menghubungkan Desa Jurangjero ke Desa Nglengkir.

Sertu Imam Maskur, salah anggota Satgas TMMD mengucapkan terimakasih kepada warga desa sasaran yang sejak Pra hingga akan berakhirnya pelaksanaan TMMD selalu berbondong-bondong membantu TNI Satgaa. ” Alhamdulillah warga desa tidak usah disuruh tetapi sudah mengerti akan jadwalnya kapan ikut bekerja di lokasi TMMD. Meski sebenarnya mereka sedang musim panen padi di sawahnya, karena ingin mensukseskan TMMD warga rela meunda panenan terebut,” beber Sertu Imam. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Tim Penggerak PKK Kabupaten Blora ikut naik gunung ke Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo dalam rangka memberikan sosialisasi tentang pernikahan dini dan pentingnya Adminduk kepada ibu-ibu warga desa setmpat, yang saat ini dijadikan sasaran TMMD Reguler ke 104 Kodim 0721/Blora. Sosialisasi yang digelar di Aula Balai Desa Jurangjero itu, diikuti oleh puluhan ibu-ibu warga setempat.

Ketua Pokja PKK Kabupaten Blora, Sri Mulyani yang tampil sebagai nara sumber menyatakan, sosialisasi tetang pernikahan dini perlu diberikan kepada warga di desa sasaran TMMD, mengingat “kasus” pernikahan dini di wilayah Jurangjero terbilang cukup besar selama ini.

Selain itu, demikian Sri Mulyani, pentingnya administrasi kependudukan (Adminduk) juga disampaikan kepada warga yang mengikuti sisialisasi. ”Ini merupakan salah satu program untuk mengendalikan peningkatan penduduk dengan cara penundaan pernikahan dini. Karena, menjalani jenjang pernikahan itu perlu kesiapan mental yang cukup dan dari segi biologis dan psikologi. Bahkan dari aspek kesiapan ekonomi dan materi perlu diperhatikan,” beber Sri Mulyani.

Selain itu, lanjutnya, maraknya pergaulan bebas yang sedang merasuki remaja saat ini, kiranya perlu diberikan pengertian untuk remaja maupun anak tentang bahayanya pernikahan dini. (pendim 0721/Blora)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Sinergitas antara TNI Polri terjalin di arena TMMD Reguler ke -104 Kodim 0721/Blora yang digelar di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Terbukti tidak hanya ibu-ibu Persit Kodim yang menggelar kegiatan non fisik, melainkan ibu-ibu Bhayangkari Polres Blora juga ambil bagian dengan memberikan kursus keterampilan memasak bagi ibu-ibu warga Desa Jurangjero. Acara yang digelar di Balai Desa Jurangjero itu diikuti puluhan warga setempat.

Di kegitan itu, ibu-ibu Bhayangkari dai Polsek Bogorejo, diantarnaya Ny. Rizky mempraktekkan langsung cara memasak kue, dengan harapan nantinya dipraktekan oleh peserta kursus di rumahnya masing-masing.

” Resep ini sangat mudah untuk di pelajari dan di praktekkan di rumah. Bahkan resep kue ini sangat disukai oleh anak-anak, selain gurih juga sehat untuk di konsumsi,” papar Ny. Rizky. Dikesempatan itu ibu-ibu Bhayangkari juga mempraktekan resep membuat tahu penthol goreng yang saat ini banyak disukai oleh anak-anak.”

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ketua Persit KCK Cabang XLII Kodim 0721/Blora, Ny.Yenny Ali Mahmudi memimpin langsung pelaksanaan kegiatan non fisik TMMD Reguler ke-104 Kodim 0721/Blora di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo, yang dilaksanakan oleh ibu-ibu Persit Kodim Blora dan ibu-ibu Bhayangkari Polres Blora.

Di acara itu, berbagai keterampilan diberikan kepada warga desa sasaran, mulai pelatihan ketrampilan memotong rambut, keterampilan memasak, termasuk sosialisasi tentang pernikahan dini yang disampaikan dari PKK Kabupaten Blora.

Ketua Persit Ny. Yenny berharap, semoga apa yang diberikan oleh ibu-ibu Persit, Bhayangkari dan PKK Kabupaten Blora, dalam rangka menyuskeskan gelaran TMMD Reguler dapat bermanfaat bagi warga Desa Jurangjero dan sekitarnya. (pendim 0721/Blora)

BAKTI TNI

Sabtu | 23 Maret 2019

Pelatihan Memotong Rambut di Lokasi TMMD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blora – Ibu-ibu Persit Kartika Candra Kirana Cabang XLII Kodim 0721/Blora, kembali mengambil peran di gelaran TMMD Reguler ke -104 Kodim Blora, di Desa Jurangjero, Kecamatan Bogorejo. Yakni dengan mengandeng ahli potong rambut, memberi pelatihan keterampilan cara memotong rambut kepada sejumlah remaja putri di lokasi TMMD. .

Di pelatihan tersebut, Lia (18), warga Dukuh Nggoloyo, Desa Jurangjero yang di daulat sebagai model untuk potong rambut. Walaupun awalnya malu tetapi setelah tahu hasilnya, gadis semester dua di salah satu universitas swasta Semarang itu akhirnya percaya diri.

”Saya malu pak, potong rambut kok di lihat banyak orang. Hanya saja karena kesempatan ini belum tentu datang dua kali akhirnya saya dengan senang hati menerimanya. Ternyata tenaga terampil yangdi rekrut ibu-ibu Persit Kodim Blora benar-benar profesional dalam memotong rambut, sehingga hasilnya sangat memuaskan,” ujar Lia.

Nurul (27), yang juga remaja putri asli Desa Jurangjero mengaku senang dengan adanya peltihan keterampilan memotong rambut yang digelar ibu-ibu Persit Kodim Blora, ”senang, saya mendapatkan ilmu baru,” bebernya. (pendim 0721/Blora)